{"id":19587,"date":"2025-03-22T05:43:20","date_gmt":"2025-03-22T05:43:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19587"},"modified":"2025-03-22T05:43:20","modified_gmt":"2025-03-22T05:43:20","slug":"sinergi-bappeda-karsa-city-lab-wujudkan-jakarta-50-besar-kota-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19587","title":{"rendered":"Sinergi Bappeda-Karsa City Lab Wujudkan Jakarta 50 Besar Kota Global"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan Karsa City Lab bertajuk &#8216;To The Future of Jakarta&#8217; di Ruang Pola Benyamin Sueb, Grha Ali Sadikin, Balai Kota, Jakarta, Jumat (21\/3).Kerja sama dilakukan dengan menyusun rencana strategis Jakarta sebagai kota global. Karsa City Lab akan menjadi \u2018<i>delivery partner<\/i>\u2019 Pemprov DKI Jakarta dalam strategi inovasi kebijakan kota global lewat asistensi dan implementasi kebijakan, simpul kolaborasi, hingga forum dialog bagi pemangku kepentingan kota dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSebagai laboratorium inovasi, Karsa City Lab hadir untuk mendukung transformasi Jakarta menjadi kota global. Kami percaya, dengan kolaborasi yang erat antara berbagai pemangku kebijakan, Jakarta bisa menjadi\u00a0<i>prototipe<\/i>\u00a0kota-kota besar lainnya di dunia dalam perencanaan kota yang inklusif dan berkelanjutan,&#8221; ujar Managing Director Karsa City Lab, Dedi Wijaya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania mengatakan, pihaknya menyadari bahwa Jakarta memiliki modal kuat untuk bisa masuk 50 besar kota global. Modalnya yakni seluruh elemen warga ingin berkolaborasi untuk memajukan kota.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ini adalah sebuah titik temu dari berbagai golongan masyarakat dari berbagai kepentingan yang ada. Jadi bagaimana mengumpulkan semua energi itu menjadi salah satu kekuatan,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Atika berharap, kerja sama ini mampu menggerakkan seluruh elemen kota untuk kemajuan Jakarta. Selain itu, Bappeda juga menjalin kerja sama dengan lembaga internasional untuk mengidentifikasi apa yang harus dilakukan dalam 20 tahun ke depan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Sebagian orang mengatakan apakah mungkin Jakarta bisa masuk 50 kota global. Dengan perencanaan yang baik dan dengan energi yang diperoleh dari berbagai kolaborasi dan langkah strategis yang tertata, kita sama-sama bisa mencapai tersebut,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Atika memastikan, Pemprov DKI Jakarta akan menjalankan peran sebagai pemantik yang dapat menghubungkan seluruh elemen kota. Menurutnya, lima tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjadi momentum penting dalam menyiapkan fondasi pembangunan Jakarta untuk masuk 50 kota global.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Karenanya tidak hanya aspek fiskal dan aspek perencanaan yang baik tapi bagaimana kita membangun sebuah platform kolaborasi bersama yang dihidupkan dari semangat yang ada,\u201d tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan Karsa City Lab bertajuk &#8216;To The Future of Jakarta&#8217; di Ruang Pola Benyamin Sueb,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19588,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,57,53,48],"tags":[],"class_list":["post-19587","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-pekanbaru","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":136,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19587","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19587"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19587\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19589,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19587\/revisions\/19589"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19588"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19587"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19587"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19587"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}