{"id":19516,"date":"2025-03-16T15:32:28","date_gmt":"2025-03-16T15:32:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19516"},"modified":"2025-03-16T15:32:28","modified_gmt":"2025-03-16T15:32:28","slug":"disparekraf-gelar-wisata-religi-promosikan-destinasi-di-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19516","title":{"rendered":"Disparekraf Gelar Wisata Religi Promosikan Destinasi di Jakarta"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI, Minggu (16\/3), \u00a0kembali mengadakan Perjalanan Wisata Religi dalam upaya mempromosikan wisata di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kegiatan berkonsep walking tour ini diikuti 30 peserta yang terdiri dari masyarakat dan anggota Asosiasi Pariwisata dari Himpunan Pramuwisata Indonesia.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Dinas Parikeraf, Andhika Permata mengatakan, wisata religi memiliki potensi besar menarik wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cJakarta saat ini sedang mendorong kegiatan wisata urban yang dilakukan di lingkungan perkotaan dengan berbagai daya tarik atau atraksi di dalamnya yang salah satu aspeknya adalah religi,\u201d ujarnya Andhika.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Melalui kegiatan ini, lanjut Andhika, pihaknya optimis dapat meningkatkan daya tarik wisatal yang kaya akan sejarah dan budaya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia memaparkan, rute perjalanan wisata religi mencakup kunjungan ke beberapa masjid bersejarah dan situs religi di Jakarta. Diantaranya, Masjid At-Tin Jakarta Timur.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Lalu, Museum Bayt Al Quran yang terletak di Kawasan Taman Mini Indonesia Indah dan Masjid Al Mubarok di dalam areal Museum Satria Mandala, Kuningan, Jakarta Selatan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Di akhir perjalanan wisata religi, peserta berbuka puasa di rumah makan betawi Soto H Ma&#8217;ruf di Jalan Pramuka, Jakarta Timur<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Wisata religi mengekplorasi beberapa masjid dan museum bersejarah,&#8221;\u00a0tuturnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menuturkan, peserta wisata religi juga diajak menikmati pengalaman serta berkeliling di Bendungan Hilir untuk merasakan nuansa Ramadan di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami ingin memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal lebih dalam kuliner khas Ramadan, serta merasakan suasana penuh kebersamaan di salah satu kawasan kuliner yang populer di Jakarta Pusat&#8221; tuturnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung dan menjadi salah satu agenda tahunan dalam rangkaian promosi wisata religi di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201dHarapannya peserta selain belajar perkembangan Islam di Jakarta tetapi juga berbagi informasi melalui media sosial masing-masing untuk promosi dan memotivasi orang-orang berkunjung ke destinasi religi,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara Muzrifah Muhidin (60), waega Rawa Bolong, Jakarta Barat mengaku senang dapat ikut serta dalam kegiatan wisata religi yang digelar oleh Disparekraf DKI Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saya mendaftarkan diri melalui instagram Disparekraf DKI dan alhamdulilah diajak berwisata religi,&#8221; bebernya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia mengaku, keuntungan yang diperoleh saat mengikuti wisata religi yakni teman dan peluang ke depan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saya juga mendapatkan banyak informasi yang belum diketahui seperti Masjid Al Mubarok di dalam Museum Museum Satria Mandala yang telah dibangun tahun 1527 oleh Pangeran Adipati Awangga (Pangeran Kuningan),&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI, Minggu (16\/3), \u00a0kembali mengadakan Perjalanan Wisata Religi dalam upaya mempromosikan wisata di Jakarta. Kegiatan berkonsep walking tour ini<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19517,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,110,53,48,117],"tags":[],"class_list":["post-19516","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-parawisata","category-pembangunan","category-pemerintahan","category-ramadan"],"views":83,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19516","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19516"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19516\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19518,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19516\/revisions\/19518"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19517"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19516"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19516"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19516"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}