{"id":19422,"date":"2025-03-10T08:38:16","date_gmt":"2025-03-10T08:38:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19422"},"modified":"2025-03-10T08:38:57","modified_gmt":"2025-03-10T08:38:57","slug":"gubernur-riau-abdul-wahid-banjir-harus-ditangani-dari-akar-masalahnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19422","title":{"rendered":"Gubernur Riau Abdul Wahid: Banjir Harus Ditangani dari Akar Masalahnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><strong>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/strong>\u00a0\u2013 Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan bahwa penanganan banjir di wilayah Riau, khususnya di Pekanbaru, harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dengan bantuan darurat tetapi juga dengan solusi jangka panjang. Hal ini disampaikannya usai melantik Pj Sekdaprov Riau di Gedung Daerah, pada Senin (10\/3\/2025).\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saya sudah meninjau beberapa titik banjir di Riau. Alhamdulillah, bantuan juga sudah disalurkan. Yang pertama tentu bantuan insidentil untuk masyarakat terdampak, seperti sembako, alat-alat, selimut, dan kebutuhan darurat lainnya. Ini penting agar mereka bisa bertahan di tengah kondisi sulit,&#8221; ujar Abdul Wahid.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Namun, menurutnya, langkah ini tidak cukup. Ia menekankan pentingnya mencari akar permasalahan banjir agar solusi jangka panjang bisa diterapkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kalau kita lihat di Kota Pekanbaru, salah satu penyebabnya adalah drainase yang kurang baik. Selain itu, debit air Sungai Siak lebih tinggi dari elevasi daratan di Rumbai, sehingga air meluap,&#8221; jelasnya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Gubernur juga menyoroti keberadaan pengendali banjir yang ternyata tidak berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, ia meminta agar seluruh sistem pengendalian banjir yang ada dicek ulang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Semua harus diperiksa, apa yang masih bisa diperbaiki dan apa yang harus dibangun ulang,&#8221; tegasnya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ke depan, Pemprov Riau akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten\/kota untuk menangani banjir secara lebih efektif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Insyaallah kita akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota agar ada solusi konkret. Kita tidak boleh hanya mengatasi dampak, tapi harus menyelesaikan akar masalahnya,&#8221; pungkas Abdul Wahid.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dengan langkah-langkah ini, diharapkan permasalahan banjir di Riau, khususnya di Pekanbaru, bisa diatasi secara berkelanjutan.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru\u00a0\u2013 Gubernur Riau Abdul Wahid menegaskan bahwa penanganan banjir di wilayah Riau, khususnya di Pekanbaru, harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dengan bantuan darurat tetapi<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19423,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,73,50,57,53,48],"tags":[],"class_list":["post-19422","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-komunikasi","category-lingungan","category-pekanbaru","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":97,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19422","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19422"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19422\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19424,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19422\/revisions\/19424"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19423"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19422"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19422"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19422"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}