{"id":19393,"date":"2025-03-08T08:24:03","date_gmt":"2025-03-08T08:24:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19393"},"modified":"2025-03-08T08:24:03","modified_gmt":"2025-03-08T08:24:03","slug":"bbpom-pekanbaru-temukan-boraks-dalam-kerupuk-tempe-di-pasar-takjil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19393","title":{"rendered":"BBPOM Pekanbaru Temukan Boraks dalam Kerupuk Tempe di Pasar Takjil"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><strong>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/strong>\u00a0&#8211; BBPOM di Pekanbaru terus melakukan intensifikasi pengawasan pangan di bulan ramadan tahun 2025 di pasar-pasar ramadan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan pangan yang beredar terutama pada Bulan Ramadhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">BBPOM Pekanbaru kembali melakukan pengawasan makanan. Kali ini, BBPOM di Pekanbaru melakukan intensifikasi keamanan pangan di Pasar Takjil Plaza Bangkinang Jalan Sisingamangaraja Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kegiatan dilaksanakan secara terpadu dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar dan Satpol PP Kabupaten Kampar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kegiatan yang dilaksanakan antara lain adalah memberikan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan kepada pedagang dan pengunjung Pasar Takjil dengan membagikan\u00a0<em>leaflet\/brosur<\/em>\u00a0terkait keamanan pangan dan tengkes.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kemudian, juga melakukan sampling dan uji pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya (Formalin, Boraks, Rhodamin B, dan Metanil Yellow).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BBPOM di Pekanbaru Alex Sander, disampaikan bahwa makanan yang disampling dan diuji adalah makanan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya. Terdapat 24 sampel makanan yang disampling dan dilakukan pengujian oleh tim penguji BBPOM di Pekanbaru dan Tim penguji Food Security Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Dari 24 sampel yang diuji menggunakan test kit, ditemukan 1 sampel yakni kerupuk tempe yang terdeteksi mengandung bahan berbahaya Boraks,&#8221; kata Alex Sander, Sabtu (8\/3).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dijelaskan dia, petugas telah melakukan pembinaan kepada pedagang, produk telah diturunkan dan dirusak kemasannya oleh pedagang agar tidak dijual dan dikonsumsi oleh masyarakat. Penelusuran lebih lanjut akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar terhadap sumber perolehan produk tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pemilihan produk pangan yang aman khususnya pada Bulan Ramadhan serta meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara mencegah stunting,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru\u00a0&#8211; BBPOM di Pekanbaru terus melakukan intensifikasi pengawasan pangan di bulan ramadan tahun 2025 di pasar-pasar ramadan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan pangan yang<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19394,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,37,73,57,48,51,117],"tags":[],"class_list":["post-19393","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-kesehatan","category-komunikasi","category-pekanbaru","category-pemerintahan","category-peristiwa","category-ramadan"],"views":67,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19393","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19393"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19393\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19395,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19393\/revisions\/19395"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19394"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19393"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19393"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19393"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}