{"id":19372,"date":"2025-03-07T08:50:38","date_gmt":"2025-03-07T08:50:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19372"},"modified":"2025-03-07T08:50:38","modified_gmt":"2025-03-07T08:50:38","slug":"wali-kota-jaksel-pimpin-pembersihan-pascagenangan-di-pengadegan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19372","title":{"rendered":"Wali Kota Jaksel Pimpin Pembersihan Pascagenangan di Pengadegan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin memimpin kerja bakti pembersihan sampah, lumpur dan puing usai terjadinya genangan di Kampung Lubang, Jalan Pengadegan Timur I, RW 01, Kelurahan Pengadegan, Kecamatan Pancoran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Munjirin mengatakan, pembersihan sampah dan Lumpur dilakukan di wilayah<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">RT 05, 06 dan RW 07 yang sempat tergenang selama kurang lebih empat hari akibat luapan Kali Ciliwung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Di sini memang kalau sudah terjadi genangan surutnya cukup lama. Jadi wilayah lain sudah surut dan bersih-bersih, lokasi ini selalu terakhir,&#8221; ujarnya, Jumat (7\/3).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Munjirin menjelaskan, kerja bakti massal di Kelurahan Pengadegan melibatkan 300 personel gabungan terdiri dari dari Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun unsur masyarakat lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pembersihan kita lakukan secara bertahap. Hari ini kita fokus pengangkutan lumpur dan puingnya, kemudian nantinya tim Gulkarmat melakukan pembersihan dengan penyemprotan air ke setiap sudut jalan lingkungan,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berpesan kepada seluruh petugas di lapangan untuk tetap berhati-hati karena endapan lumpur dan puing yang mengendap bisa terdapat barang berbahaya seperti paku, kawat, dan beling.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saya juga sudah meminta kepada Bina Marga, ke depannya untuk melakukan peninggian jalan di lokasi ini. Sebab limpasan air dari Kali Ciliwung yang masuk ke sini melalui jalan-jalan yang terlalu rendah,&#8221; bebernya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Munjirin berharap, kerja bakti dalam rangka memberikan pelayanan kepada warga ini dapat dilakukan secara optimal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Mudah-mudahan kondisi kembali normal, dan warga terdampak bisa beraktivitas sebagaimana biasa,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menambahkan, selama warga belum bisa pulang ke rumah masing-masing, petugas kesehatan sudah diminta untuk melakukan pengecekan ataupun sosialisasi kepada warga di pengungsian.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kita pastikan pelayanan kepada para penyintas genangan diberikan secara optimal. Pemerintah hadir,\u00a0peduli dan membantu warga,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin memimpin kerja bakti pembersihan sampah, lumpur dan puing usai terjadinya genangan di Kampung Lubang, Jalan Pengadegan Timur I, RW 01,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19373,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,37,119,48],"tags":[],"class_list":["post-19372","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-kesehatan","category-lingkungan","category-pemerintahan"],"views":133,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19372","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19372"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19372\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19374,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19372\/revisions\/19374"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19373"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19372"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19372"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19372"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}