{"id":1934,"date":"2021-07-17T10:43:22","date_gmt":"2021-07-17T10:43:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=1934"},"modified":"2021-07-17T10:43:22","modified_gmt":"2021-07-17T10:43:22","slug":"kecamatan-kebayoran-lama-sosialisasikan-ppkm-ke-pkl","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=1934","title":{"rendered":"Kecamatan Kebayoran Lama Sosialisasikan PPKM ke PKL"},"content":{"rendered":"<p><strong>IndonesiaLineNews,com<\/strong>\u00a0\u2013Jakarta-Petugas gabungan Satpol PP, TNI, Polisi dan jajaran aparatur Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (17\/7), menyosialisasikan aturan PPKM Darurat kepada para pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Ciledug Raya, Kelurahan Cipulir dan Jalan Kubur Islam, Kelurahan Grogol Selatan.<\/p>\n<p>Menurut Kasatpol PP Kecamatan Kebayoran Lama,\u00a0Effendi, giat yang melibatkan sekitar 45 personel gabungan ini untuk mengingatkan para pedagang tentang maksud dan tujuan PPKM serta pentingnya penerapan protokol kesehatan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami ingatkan pedagang, penerapan prokes sangatlah penting, salah satunya dengan selalu memakai masker demi menghindari penyebaran virus COVID-19,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selain melakukan sosialisasi, jelas Effendi, petugas juga secara persuasif menghalau para pedagang di dua titik jalan tersebut untuk segera menutup lapak dagangannya.<\/p>\n<p>&#8220;Kami juga menertibkan enam warga yang tak memakai masker di Jalan Raya Pasar Kebayoran Lama. Lima dari mereka dikenakan sanksi kerja sosial dan satu bayar denda administrasi Rp 100.000,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p>Edwin Asmara<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews,com\u00a0\u2013Jakarta-Petugas gabungan Satpol PP, TNI, Polisi dan jajaran aparatur Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Sabtu (17\/7), menyosialisasikan aturan PPKM Darurat kepada para pedagang kaki lima<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45,37,48,44],"tags":[],"class_list":["post-1934","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-jakarta","category-kesehatan","category-pemerintahan","category-sosial"],"views":352,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1934","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1934"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1934\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1937,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1934\/revisions\/1937"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1934"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1934"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1934"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}