{"id":18976,"date":"2025-02-08T07:30:45","date_gmt":"2025-02-08T07:30:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18976"},"modified":"2025-02-08T07:30:45","modified_gmt":"2025-02-08T07:30:45","slug":"petugas-gabungan-atasi-genangan-di-underpass-matraman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18976","title":{"rendered":"Petugas Gabungan Atasi Genangan di Underpass Matraman"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat melakukan penyedotan genangan di Underpass Matraman, Senen.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Hasilnya, genangan di dalam undepass yang sempat mencapai ketinggian lebih dari 50 sentimeter berangsur surut dan ditargetkan bisa dilalui kendaraan siang ini.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala seksi Operasional Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat, Ahmad Syaiful mengatakan, pihaknya sejak pukul 06.00 menerima informasi kondisi underpass tidak bisa dilintasi kendaraan lantaran tergenang. Dari laporan tersebut, pihaknya mengerahkan petugas untuk melakukan penyedotan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami kerahkan dua mobil pompa dengan kekuatan 10 orang personel,&#8221; katanya, Sabtu (8\/2).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Syaiful menjelaskan, kondisi genangan sekitar pukul 10.00 pagi ini sudah surut. Meskipun demikian, petugas SDA masih melakukan pembersihan area saluran untuk memastikan tidak ada sumbatan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Seksi Pengelolaan Sarana Pengendali Banjir Air Bersih dan Air Limbah Suku Dinas SDA Jakarta Pusat, Yusuf Saud Marpaung mengaku, pihaknya mengerahkan satu unit pompa\u00a0<i>mobile<\/i>\u00a0untuk melakukan penyedotan. Selain itu juga dikerahkan 10 orang petugas untuk melakukan penanganan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Satu unit pompa\u00a0<i>mobile<\/i>\u00a0memiliki kekuatan sekitar 150 liter per detik. Setelah surut, kami lakukan lakukan pembersihan saluran untuk memastikan tidak ada sumbatan,&#8221; tegasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat, M Sholeh menambahkan, genangan di area Undepass Matraman dipicu hujan deras yang terjadi sejak malam hingga pagi hari tadi. Sedangkan pompa stationer di underpass ini \u00a0mengalami kendala teknis, sehingga tidak beroperasi maksimal.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Sholeh, saat ini pihaknya telah mendatangkan teknisi untuk melakukan pengecekan pompa yang tidak beroperasi maksimal.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Setelah proses pembersihan rampung, underpass akan kami buka kembali. Paling lambat siang ini lalu lintas sudah kembali beroperasi seperti sediakala,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat melakukan penyedotan genangan di Underpass Matraman, Senen. Hasilnya, genangan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18977,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45],"tags":[],"class_list":["post-18976","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta"],"views":109,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18976","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18976"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18976\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18978,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18976\/revisions\/18978"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18977"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18976"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18976"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18976"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}