{"id":18898,"date":"2025-02-03T06:04:06","date_gmt":"2025-02-03T06:04:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18898"},"modified":"2025-02-03T06:04:06","modified_gmt":"2025-02-03T06:04:06","slug":"omc-maksimalkan-penyemaian-untuk-kurangi-risiko-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18898","title":{"rendered":"OMC Maksimalkan Penyemaian untuk Kurangi Risiko Bencana"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta memaksimalkan penyemaian untuk mereduksi risiko bencana akibat cuaca ekstrem di hari kedua Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 2 Februari 2025. Adapun fokus penyemaian tersebut pada wilayah barat hingga utara Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">BPBD DKI Jakarta bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) serta PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (PT RAI) dalam pelaksanaan OMC ini.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Berdasarkan pantauan dari BMKG, prediksi sebaran hujan yang terjadi kemarin cenderung ringan hingga sedang, dengan arah angin dari barat laut dan memprediksi curah hujan ringan yang terjadi di wilayah Jakarta akan berlangsung hingga 4 Februari 2025.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Plt Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo mengatakan, hasil analisis mengindikasikan peningkatan curah hujan yang signifikan di wilayah Jawa. Ia menyampaikan, hal itu dikarenakan terjadi peningkatan kelembapan udara di Indonesia akibat dari penguatan Monsun Asia serta fenomena seruakan dingin atau\u00a0<i>cold surge<\/i>\u00a0yang teridentifikasi berada pada kategori signifikan dan pengaruh dari fenomena La Nina.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cUntuk wilayah tropis, fenomena La Nina yang berstatus lemah cenderung meningkatkan curah hujan. Selain itu, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang hari ini aktif di wilayah barat Indonesia, bersama gelombang atmosfer ekuator lainnya seperti Rossby Ekuator dan Kelvin, mendukung pembentukan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan lebat,\u201d ujar Budi, Senin (3\/2).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Budi menjelaskan, pola sirkulasi siklonik yang terdeteksi di beberapa lokasi, seperti Selat Karimata, Laut Halmahera, Laut Arafuru, hingga Samudra Hindia selatan Jawa, juga memperbesar peluang curah hujan tinggi di wilayah tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSehingga curah hujan yang tinggi dan ekstrem di beberapa wilayah Jawa, termasuk DKI Jakarta perlu diperhatikan, terutama dalam penentuan titik-titik penyemaian,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ketua Sub Kelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta sekaligus Juru Bicara pelaksanaan kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tahun 2025, Michael Sitanggang memastikan, OMC yang dilaksanakan pada dasarian pertama Februari 2025, sebagai upaya untuk mengurangi risiko bencana akibat cuaca ekstrem.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia mengatakan, meskipun cuaca di Jakarta terbilang ringan, potensi bencana akibat curah hujan yang meningkat tetap menjadi perhatian.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\">\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPotensi-potensi munculnya hujan dari skala sedang hingga lebat harus menjadi perhatian agar dapat mengurangi resiko bencana&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\">\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kasi Opslat Lanud Halim Perdanakusuma, Mayor Ari Firmansyah menambahkan, pihaknya siap memberikan dukungan penuh dalam operasional penerbangan untuk kelancaran pelaksanaan OMC.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\">\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKami dari Lanud Halim siap mendukung kebutuhan pelaksanaan OMC serta memastikan pesawat dalam kondisi baik dan siap terbang untuk mendukung jalannya operasi,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\">\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebagai informasi pelaksanaan OMC kemarin berlangsung satu kali sorti dengan menyemai 800 kg garam NaCl dengan ukuran partikel 30-40 micron.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta memaksimalkan penyemaian untuk mereduksi risiko bencana akibat cuaca ekstrem di hari kedua Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18899,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,119,48],"tags":[],"class_list":["post-18898","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-lingkungan","category-pemerintahan"],"views":74,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18898","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18898"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18898\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18900,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18898\/revisions\/18900"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18899"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18898"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18898"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18898"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}