{"id":18782,"date":"2025-01-25T05:33:34","date_gmt":"2025-01-25T05:33:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18782"},"modified":"2025-01-25T05:33:34","modified_gmt":"2025-01-25T05:33:34","slug":"ppkd-jaksel-gelar-pelatihan-administrasi-umum-bagi-penyandang-disabilitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18782","title":{"rendered":"PPKD Jaksel Gelar Pelatihan Administrasi Umum bagi Penyandang Disabilitas"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Sebanyak 15 penyandang disabilitas, termasuk tuli, mental dan daksa, mengikuti pelatihan Administrasi Umum di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara PPKD Jakarta Selatan, Kitabisa (Teach4Hope) dan Parakerja, yang berlangsung sejak Desember 2024 hingga Februari 2025.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam berbagai bidang seperti\u00a0<i>Microsoft Office<\/i>, media sosial, aplikasi desain, sistem operasi komputer, hingga teknologi terkini seperti AI dan ChatGPT.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Para peserta juga dibekali dengan keterampilan presentasi dan komunikasi untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala PPKD Jakarta Selatan, Budi Karlia Setiyanto, mengatakan program ini bertujuan membuka akses dan peluang kerja bagi penyandang disabilitas.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKami ingin meningkatkan\u00a0<i>skill<\/i>\u00a0masyarakat Jakarta, termasuk teman-teman difabel, agar mereka benar-benar siap masuk ke dunia kerja.\u00a0<i>Alhamdulillah<\/i>, melalui Parakerja, kami memiliki kolaborator perusahaan yang siap menerima alumni pelatihan ini untuk magang,\u201d ujarnya, Jumat (24\/1).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Budi menyampaikan, para peserta akan menjalani program magang pada Februari hingga April 2025 di sejumlah perusahaan kolaborator setelah pelatihan selesai. Hal ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memasuki dunia kerja yang lebih inklusif.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menambahkan, program ini menjadi bukti nyata bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDengan keterampilan yang mereka peroleh, para peserta diharapkan dapat meraih kemandirian dan berkontribusi di dunia kerja,\u201d urainya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Salah satu peserta, Ilham Wibisono, mengaku senang bisa mengikuti pelatihan ini. Ia semakin paham cara menggunakan\u00a0<i>Excel<\/i>, berbagai rumus, dan membuat presentasi yang menarik secara visual dan lisan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cHarapan saya dari pelatihan ini adalah mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan skill yang bermanfaat, baik untuk bekerja maupun berbisnis di masa depan,\u201d tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Sebanyak 15 penyandang disabilitas, termasuk tuli, mental dan daksa, mengikuti pelatihan Administrasi Umum di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan. Pelatihan ini merupakan hasil<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18783,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,48,38,44],"tags":[],"class_list":["post-18782","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-pemerintahan","category-pendidikan","category-sosial"],"views":69,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18782","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18782"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18782\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18784,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18782\/revisions\/18784"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18783"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18782"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18782"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18782"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}