{"id":18614,"date":"2025-01-11T09:26:45","date_gmt":"2025-01-11T09:26:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18614"},"modified":"2025-01-11T09:26:45","modified_gmt":"2025-01-11T09:26:45","slug":"ppg-dalam-jabatan-kementrian-agama-dibuka-mulai-maret-2025-untuk-269-ribu-guru-ini-syarat-dan-ketentuannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18614","title":{"rendered":"PPG Dalam Jabatan Kementrian Agama Dibuka Mulai Maret 2025 untuk 269 Ribu Guru, Ini Syarat dan Ketentuannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Pekanbaru&#8212; Kementerian Agama mulai tahun ini akan mengakselerasi program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan yang menjadi binaannya, baik guru madrasah maupun guru agama (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, maupun Khonghucu) di sekolah umum. Ada 625.481 guru yang ditargetkan dapat diselesaikan dalam kurun waktu dua tahun mendatang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cMulai tahun ini, kita akan akselerasi PPG guru. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas, kesejahteraan dan kualitas guru untuk mendukung kebijakan pemerintah Prabowo-Gibran,\u201d terang Menag Nasaruddin Umar, Jumat (10\/1\/2025).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Saat ini, terdapat 625.481 guru binaan Kementerian Agama yang belum mengikuti PPG Dalam Jabatan. Rinciannya, 484.678 guru madrasah, 95.367 guru PAI di sekolah umum, 29.002 guru agama Kristen, 11.157 guru agama Katolik, 4.412 guru agama Hindu, 689 guru agama Buddha, dan 179 guru agama Khonghucu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;PPG Dalam Jabatan bagi guru binaan Kemenag ini akan kita coba selesaikan dalam dua tahun. Kita sudah membentuk Panitia Nasional Pendidikan Profesi Guru atau PPG Kemenag agar bisa bekerja lebih cepat,&#8221; tegasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Abu Rokhmad, menambahkan bahwa pelaksanaan PPG di Kementerian Agama dilaksanakan melalui satu pintu kepantiaan nasional sebagai wujud dari implementasi Moderasi Beragama sekaligus mempermudah koodinasi antar unit pembina.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pelaksanaan PPG bagi guru di lingkungan Kementerian Agama dilaksanakan serempak melalui Panitia Nasional. Ini bentuk implementasi dari Moderasi Beragama dan kemudahan dalam koordinasi. Karena isunya sama pada setiap masing-masing agama&#8221;, tandasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Ketua Panitia Nasional PPG Kemenag yang juga Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan, Thobib Al-Asyhar, menjelaskan, PPG Kemenag pada 2025 ditargetkan untuk 269.168 guru. Sementara pada 2026, PPG Kemenag ditargetkan untuk 356.313 guru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Prosesnya, lanjut Thobib, akan dibuat dalam beberapa angkatan. Untuk angkatan pertama, PPG akan dilakukan mulai Maret 2025.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKita targetkan ada 80 sampai 100 Ribu peserta PPG untuk angkatan pertama pada Maret mendatang,\u201d sebut Thobib.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Berikut persyaratan peserta PPG Dalam Jabatan Kementerian Agama:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">1. Terdaftar aktif sebagai guru dalam satminkal yang terdata dalam sistem pendataan Kementerian Agama;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">2. Guru yang diangkat paling lambat pada 30 Juni 2023 dan terdata aktif Tahun Ajaran 2023\/2024;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">3. Memiliki kualifikasi akademik minimal S-1\/D-IV yang sesuai dengan mapel PPG Dalam Jabatan;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">4. Belum mencapai batas usia pensiun guru berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">5. Belum memiliki sertifikat pendidik;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">6. Sehat jasmani yang dibuktikan dengan surat keterangan sehat jasmani dari rumah sakit pemerintah\/puskesmas\/pusat layanan kesehatan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">7. Bagi calon peserta PPG Dalam Jabatan akan dilakukan seleksi administrasi berbasis data yang ada dalam sistem.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru&#8212; Kementerian Agama mulai tahun ini akan mengakselerasi program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan yang menjadi binaannya, baik guru madrasah maupun guru agama (Islam,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18615,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,73,57,48],"tags":[],"class_list":["post-18614","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-komunikasi","category-pekanbaru","category-pemerintahan"],"views":80,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18614","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18614"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18614\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18616,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18614\/revisions\/18616"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18615"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18614"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18614"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18614"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}