{"id":18438,"date":"2024-12-30T03:17:26","date_gmt":"2024-12-30T03:17:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18438"},"modified":"2024-12-30T03:17:26","modified_gmt":"2024-12-30T03:17:26","slug":"kemkomdigi-blokir-55-juta-konten-judi-online-perjuangan-belum-usai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18438","title":{"rendered":"Kemkomdigi Blokir 5,5 Juta Konten Judi Online, Perjuangan Belum Usai"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><strong>Teropongtimeinmdonesia-Pekanbaru<\/strong>\u00a0&#8211; Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah memutus akses lebih dari 5,5 juta konten judi\u00a0<em>online<\/em>\u00a0hingga bulan Desember 2024. Namun demikian, saat ini praktik judi daring atau\u00a0<em>online<\/em>\u00a0masih terjadi. Oleh karena itu, Pemerintah terus berupaya memerangi judi online.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Wamenkomdigi Nezar Patria dalam keterangan pers, menegaskan arti penting kolaborasi dan melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam pemberantasan judi daring yang makin meresahkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Seperti yang dikatakan oleh Presiden Prabowo, judi\u00a0<em>online<\/em>\u00a0ini adalah masalah besar, musuh besar bagi masyarakat Indonesia. Karena itu pada pagi ini, kita semua mencoba menyatukan tekad dan mewujudkan satu kolaborasi bersama dengan menyalakan semangat untuk berantas judi\u00a0<em>online,&#8221;<\/em>\u00a0ucap Nezar, Minggu (29\/12).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Nezar Patria menyebutkan ada empat juta masyarakat Indonesia yang bermain judi online setiap hari. &#8220;Yang lebih parah lagi, pemain judi online ini ada empat juta orang yang bermain judi\u00a0<em>online<\/em>\u00a0setiap harinya, termasuk 80.000 anak-anak yang bermain judi online,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan memperkirakan nilai transaksi dari permainan judi daring di Indonesia sudah mencapai hampir Rp900 Triliun per tahun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kita bisa bayangkan itu dengan uang yang beredar untuk permainan judi\u00a0<em>online<\/em>\u00a0ini bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih positif. Tapi uang rakyat itu terserap ke dalam permainan dan terbang hangus entah ke mana,&#8221; tutur Nezar Patria.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Oleh karena itu, Wamen Nezar Patria menekankan kerja sama yang solid berbagai pihak menjadi kunci agar tantangan transformasi digital ini dapat dihadapi bersama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kita jauhi judi\u00a0<em>online!<\/em>\u00a0Kita berantas, kita menyalakan bersama-sama dengan tekad yang bulat untuk memberantas judi online ini dari lingkungan sekitar kita sampai dengan lembaga-lembaga di mana kita bekerja,&#8221; ajaknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Nezar Patria berharap dapat memotivasi masyarakat untuk lebih peduli dan berperan aktif dalam pemberantasan judi\u00a0<em>online.<\/em>\u00a0Hal ini akan menjadi langkah awal menuju Indonesia yang lebih sehat, aman, dan bebas dari judi\u00a0<em>online.<\/em><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Mari kita songsong tahun baru 2025 dengan semangat yang menyala berantas judi online,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teropongtimeinmdonesia-Pekanbaru\u00a0&#8211; Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah memutus akses lebih dari 5,5 juta konten judi\u00a0online\u00a0hingga bulan Desember 2024. Namun demikian, saat ini praktik judi daring<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18439,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,68,34,73,53,52],"tags":[],"class_list":["post-18438","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-headline","category-hukum","category-komunikasi","category-pembangunan","category-sorotan"],"views":68,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18438","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18438"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18438\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18440,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18438\/revisions\/18440"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18439"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18438"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18438"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18438"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}