{"id":18429,"date":"2024-12-29T13:33:03","date_gmt":"2024-12-29T13:33:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18429"},"modified":"2024-12-29T13:33:03","modified_gmt":"2024-12-29T13:33:03","slug":"kecelakaan-pesawat-jeju-air-di-korea-menewaskan-120-orang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18429","title":{"rendered":"Kecelakaan Pesawat Jeju Air di Korea Menewaskan 120 Orang"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Seoul\u00a0 &#8211; Jumlah korban jiwa dalam kecelakaan pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, pada Minggu bertambah menjadi 120 orang, Yonhap melaporkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Mengutip tim pemadam kebakaran setempat, kantor berita itu melaporkan bahwa upaya untuk memastikan angka kematian dalam insiden itu masih terus berlangsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebelumnya dilaporkan bahwa pesawat nahas yang membawa 181 orang itu, termasuk enam awak, keluar dari landasan pacu saat mendarat dan menabrak pagar bandara itu sehingga pesawat terbakar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pesawat tersebut diduga menabrak kawanan burung ketika mendarat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Kementerian Luar Negeri RI mengatakan bahwa sejauh ini, tidak ada penumpang WNI dalam pesawat Jeju Air yang mengalami kecelakaan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pemerintah dan Kedutaan Besar RI di Seoul terus memantau perkembangan terkait musibah itu, kata Judha Nugraha, Direktur Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu.<\/p>\n<p>Terkait dengan kejadian naas itu, rekaman media lokal menunjukkan pesawat tergelincir di landasan pacu, dilalap api dan berhamburan puing-puing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Seorang penumpang dan seorang awak ditemukan selamat di bagian ekor pesawat, sementara upaya penyelamatan terus dilakukan.<\/p>\n<p>Namun, otoritas menyatakan jumlah korban kemungkinan besar akan terus bertambah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Mayoritas penumpang adalah warga Korea Selatan, dengan tambahan dua warga negara Thailand.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Seorang pejabat bandara mengatakan bahwa prioritas utama otoritas adalah menyelamatkan mereka yang masih terjebak di reruntuhan pesawat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Presiden sementara Korea Selatan, Choi Sung-mok, memerintahkan upaya penyelamatan &#8220;secara total&#8221; sebagai respons atas kecelakaan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Choi, yang saat ini memimpin sementara di tengah krisis politik, mengadakan pertemuan darurat untuk mengawasi tanggapan terhadap insiden tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Maskapai Jeju Air menyatakan sedang melakukan verifikasi terkait laporan kecelakaan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kecelakaan ini menjadi salah satu insiden penerbangan paling mematikan di Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kobaran api awal berhasil dipadamkan, dan penyelidikan sedang berlangsung untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Seoul\u00a0 &#8211; Jumlah korban jiwa dalam kecelakaan pesawat Jeju Air di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, pada Minggu bertambah menjadi 120 orang, Yonhap melaporkan. Mengutip<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18430,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,68,39,51],"tags":[],"class_list":["post-18429","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-headline","category-internasional","category-peristiwa"],"views":68,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18429","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18429"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18429\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18431,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18429\/revisions\/18431"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18430"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18429"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18429"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18429"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}