{"id":18296,"date":"2024-12-20T09:48:25","date_gmt":"2024-12-20T09:48:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18296"},"modified":"2024-12-20T09:48:25","modified_gmt":"2024-12-20T09:48:25","slug":"mural-kontemporer-percantik-dua-kolong-jembatan-di-jakut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18296","title":{"rendered":"Mural Kontemporer Percantik Dua Kolong Jembatan di Jakut"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta mempercantik area kolong Jembatan Bintang Mas Jalan RE Martadinata dan Jembatan Pakin, Kelurahan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara dengan lukisan mural.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Andika Permata mengatakan, kegiatan di dua lokasi ini merupakan\u00a0<i>pilot project\u00a0<\/i>mempercantik area kolong tol dalam rangka menyongsong lima abad Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami mengangkat tema kerukunan masyarakat dalam rangka menyongsong lima abad Jakarta. Kegiatan di Jakarta Utara ini merupakan\u00a0<i>pilot project,<\/i>&#8221; katanya, Jumat (20\/12).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dijelaskan Andika, pengerjaan mural dengan desain kontemporer itu dilaksanakan secara bertahap. Dimulai dengan pembersihan dan pengecatan warna dasar turap dinding Jembatan pada akhir November 2024 lalu, dengan jajaran PPSU setempat.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kemudian, pada\u00a03 hingga 6 Desember dilakukan pembuatan sketsa lukisan mural oleh desainer mural. Selanjutnya pada 11-12 Desember ini baru dilakukan pengerjaan mural melibatkan lima artis mural.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Untuk pembuatan mural di kolong Jembatan Bintang Mas, jelas Andika, dilakukan sepanjang 100 meter dengan tinggi bervariasi antara lima hingga tujuh meter menyesuaikan kontur dinding kolong jembatan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sedangkan mural di kolong Jembatan Pakin memiliki luasan media 3 x 2,2 meter. Desain mural di kolong Jembatan Pakin, menurut Andika serupa dengan\u00a0<i>project<\/i>\u00a0di dinding kolong jembatan Bintang Mas.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Selain mempercantik kawasan, kami berharap mural ini akan memperkuat semangat kerukunan masyarakat menyongsong lima abad Jakarta. Ke depan kami akan laksanakan ke sejumlah jembatan lain di DKI Jakarta,&#8221; tegasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara, Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Juani mengapresiasi pengerjaan mural ini, Diakuinya, mural di kolong Jembatan Bintang Mas dan Jembatan Pakin semakin mempercantik kawasan serta menghilangkan kesan kumuh.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami berharap warga juga bisa berpartisipasi, menjaga area kolong jembatan dengan tidak melakukan vandalisme atau mengotori mural,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta mempercantik area kolong Jembatan Bintang Mas Jalan RE Martadinata dan Jembatan Pakin,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18297,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,45,53],"tags":[],"class_list":["post-18296","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-jakarta","category-pembangunan"],"views":92,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18296","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18296"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18296\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18299,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18296\/revisions\/18299"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18297"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18296"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18296"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18296"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}