{"id":18164,"date":"2024-12-10T09:31:57","date_gmt":"2024-12-10T09:31:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18164"},"modified":"2024-12-10T09:31:57","modified_gmt":"2024-12-10T09:31:57","slug":"harga-tbs-capai-rp3-78496-kg-petani-swadaya-riau-untung-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18164","title":{"rendered":"Harga TBS Capai Rp3.784,96\/Kg, Petani Swadaya Riau Untung Besar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/b>&#8211; Dinas Perkebunan Provinsi Riau melalui Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran, Dr. Defris Hatmaja, SP, M.Si, bersama Tim Penetapan Harga telah menetapkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra swadaya untuk periode minggu ke-46 tahun 2024 (11\u201317 Desember 2024).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dalam rapat yang dilaksanakan hari ini, tim telah menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang telah disepakati bersama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dr. Defris Hatmaja menyampaikan bahwa kenaikan harga TBS tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun dengan peningkatan sebesar Rp 128,74\/Kg atau setara 3,52% dibandingkan minggu sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Dengan demikian, harga pembelian TBS petani untuk kelompok umur 9 tahun naik menjadi Rp 3.784,96\/Kg,&#8221; kata Defris, Selasa (10\/12\/2024).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain itu, harga cangkang untuk periode ini ditetapkan sebesar Rp 26,88\/Kg dan berlaku untuk satu bulan ke depan. Indeks K yang digunakan dalam penetapan kali ini adalah 92,92% untuk satu bulan ke depan.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dr. Defris mengungkapkan bahwa kenaikan harga TBS minggu ini didorong oleh meningkatnya harga Crude Palm Oil (CPO) dan kernel. Harga penjualan CPO naik sebesar Rp 481,49\/Kg dari minggu lalu, sementara harga kernel meningkat hingga Rp 648,98\/Kg.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSebagian Pabrik Kelapa Sawit (PKS) tidak melakukan penjualan minggu ini. Sesuai Permentan Nomor 01 Tahun 2018 Pasal 8, harga CPO dan kernel yang digunakan dalam penetapan adalah harga rata-rata tim. Jika harga CPO atau kernel terkena validasi 2, maka digunakan harga rata-rata KPBN,\u201d jelas Dr. Defris.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Harga rata-rata CPO di KPBN untuk periode ini adalah Rp 15.864,00\/Kg, sementara harga kernel mencapai Rp 11.725,00\/Kg.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dr. Defris menegaskan bahwa Dinas Perkebunan Provinsi Riau terus berupaya memperbaiki tata kelola penetapan harga TBS untuk menciptakan keadilan bagi kedua belah pihak yang bermitra.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPerbaikan tata kelola ini didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini bertujuan meningkatkan pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat,\u201d ujarnya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Penetapan harga TBS yang transparan dan sesuai regulasi diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi petani kelapa sawit di Riau, sekaligus meningkatkan daya saing industri kelapa sawit daerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Berikut Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Swadaya Prov Riau No. 46 Periode 11 \u2013 17 Desember 2024:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 3th (Rp 2.920,20);\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 4th (Rp 3.263,74);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 5th (Rp 3.509,64);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 6th (Rp 3.647,05);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 7th (Rp 3.728,54);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 8th (Rp 3.774,47);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 9th (Rp 3.784,96);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 10th-20th (Rp 3.742,24);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 21th (Rp 3.676,02);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 22th (Rp 3.600,64);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 23th (Rp 3.514,96);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 24th (Rp 3.450,26);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 25th (Rp 3.396,93).\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru&#8211; Dinas Perkebunan Provinsi Riau melalui Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran, Dr. Defris Hatmaja, SP, M.Si, bersama Tim Penetapan Harga telah menetapkan harga Tandan Buah<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18165,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,57,48],"tags":[],"class_list":["post-18164","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-pekanbaru","category-pemerintahan"],"views":217,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18164","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18164"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18164\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18166,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18164\/revisions\/18166"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18165"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18164"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18164"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18164"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}