{"id":18158,"date":"2024-12-10T06:57:40","date_gmt":"2024-12-10T06:57:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18158"},"modified":"2024-12-10T06:57:40","modified_gmt":"2024-12-10T06:57:40","slug":"pemprov-dki-buat-rancangan-besar-strategi-atasi-pengangguran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18158","title":{"rendered":"Pemprov DKI Buat Rancangan Besar Strategi Atasi Pengangguran"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menunjukkan komitmen dalam menekan angka pengangguran di Jakarta melalui berbagai program strategis yang berfokus pada penciptaan lapangan kerja serta peningkatan keterampilan tenaga kerja.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Tidak hanya itu, sejumlah upaya terus dilakukan guna menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, dengan memadukan inovasi, kolaborasi lintas sektor, dan pendekatan berbasis data.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan, ketidaksesuaian antara\u00a0<i>supply<\/i>\u00a0dan\u00a0<i>demand<\/i>\u00a0tenaga kerja, tingginya proporsi sektor informal, serta kebutuhan tenaga kerja berbasis teknologi yang terus meningkat, menjadi tantangan tersendiri bagi Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menekankan pentingnya memahami kebutuhan dunia usaha sebagai langkah awal dalam mengatasi pengangguran.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cBicara ketenagakerjaan, kita bicara tentang\u00a0<i>supply<\/i>\u00a0dan\u00a0<i>demand<\/i>, jadi\u00a0<i>demand<\/i>-nya bagaimana kita bisa meng-<i>capture<\/i>\u00a0sebetulnya kebutuhan dunia usaha itu seperti apa, kemudian kita mempersiapkan\u00a0<i>supply<\/i>-nya. Dan terpenting kita juga betul-betul harus bisa menciptakan lapangan kerja,\u201d ujar Sri, Selasa (10\/12).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sri menyampaikan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Agustus 2024, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) DKI Jakarta sebesar 6,21 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 4,91 persen.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta terus memprioritaskan upaya penurunan angka pengangguran melalui pendekatan yang komprehensif. Ia menyebut, Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah menyusun\u00a0<i>grand design<\/i> Strategi Penanggulangan Pengangguran di Jakarta, sebuah langkah strategis jangka panjang yang komprehensif<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDi dalam\u00a0<i>grand strategy<\/i>\u00a0tersebut terdapat pemanfaatan data, kemudian mengidentifikasi masalahnya, target per tahun, pencapaiannya dalam rangka pengentasan pengangguran, lalu strateginya, dan pastinya harus ada indikator keberhasilan, berupa solusi yang memang tepat untuk Jakarta,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta juga terus melakukan revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi untuk memastikan tenaga kerja Jakarta memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan berkolaborasi dengan dunia usaha.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cUtamanya adalah kita mempersiapkan secara\u00a0<i>supply<\/i>, kita punya SMK, kita juga punya Pusat Pelatihan Kerja Daerah kalau kita bicara vokasi, dan juga pendidikan formal, kemudian mempersiapkan tenaga-tenaga kerja tersebut sesuai dengan kebutuhan dunia usaha,\u201d ucapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sri mengatakan, Pemprov DKI Jakarta juga sedang membuat\u00a0<i>dashboard<\/i>\u00a0terpadu,\u00a0<i>platform<\/i>\u00a0digital yang mengintegrasikan data tenaga kerja, investasi, UMKM, informasi lowongan kerja, dan data lainnya terkait ketenagakerjaan di DKI Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain mendukung pengambil kebijakan dalam memantau implementasi strategi pengurangan pengangguran di Jakarta,\u00a0<i>dashboard<\/i>\u00a0terpadu tersebut dapat mempermudah masyarakat untuk mengidentifikasi peluang kerja.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sri menjelaskan,\u00a0<i>dashboard<\/i>\u00a0terpadu memiliki beberapa fitur utama di antaranya, data dan informasi ketenagakerjaan, portal informasi lowongan kerja, pusat pelatihan kerja daerah, Kartu Pekerja Jakarta, sistem pencatatan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) berbasis\u00a0<i>web<\/i>, termasuk pengembangan UMKM, kemudahan perizinan, kemudahan investasi dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSeluruh data-data yang ada di beberapa unit di Dinas Tenaga Kerja misalnya, di Pusat Pelatihan Kerja Daerah, di bidang penempatan tenaga kerja, termasuk juga dari Dinas UMKM, Dinas PMPTSP, dan perangkat daerah lainnya, kita integrasikan dalam\u00a0<i>dashboard<\/i>\u00a0terpadu,\u201d tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menunjukkan komitmen dalam menekan angka pengangguran di Jakarta melalui berbagai program strategis yang berfokus pada penciptaan lapangan kerja serta<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18159,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,45,73,53,48],"tags":[],"class_list":["post-18158","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-jakarta","category-komunikasi","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":180,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18158","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18158"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18158\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18160,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18158\/revisions\/18160"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18159"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18158"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18158"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18158"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}