{"id":18121,"date":"2024-12-07T07:14:05","date_gmt":"2024-12-07T07:14:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18121"},"modified":"2024-12-07T07:14:05","modified_gmt":"2024-12-07T07:14:05","slug":"legislatif-pastikan-penyesuaian-tarif-pam-jaya-tak-beratkan-mbr","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18121","title":{"rendered":"Legislatif Pastikan Penyesuaian Tarif PAM Jaya Tak Beratkan MBR"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta&#8211;Komisi C DPRD Provinsi DKI Jakarta sudah melakukan rapat kerja bersama Perumda PAM Jaya membahas rencana penyesuaian tarif baru yang akan diberlakukan Januari 2025.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sekretaris Komisi C DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin mengatakan, penyesuaian tarif dasar air bersih PAM Jaya sudah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 730 Tahun 2024.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Artinya, soal kenaikan ini prosesnya sudah atau sedang berjalan,&#8221; ujarnya, Jumat (6\/12).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia meminta agar penyesuaian tarif air PAM ini tidak memberatkan kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Namun, lebih diberlakukan kepada kelompok masyarakat atas, perusahaan maupun industri.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Apalagi saat ini sebagian mereka menggunakan air tanah, ya memang harus dilakukan penyesuaian sebagaimana seharusnya,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Suhud menjelaskan, penyesuaian tarif dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan kualitas. Ia berharap, kebijakan ini bisa mendorong percepatan cakupan layanan air minum hingga 100 persen pada 2030.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Sekarang ini kan di kisaran 60 persen. Artinya, masih banyak warga masyarakat sekitar 30 persen lebih yang masih belum bisa mengakses air bersih,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Suhud juga mendorong PAM Jaya agar menggunakan teknologi dalam mendeteksi titik kebocoran.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ini diperlukan agar proses perbaikan bisa lebih cepat dan kualitas layanan untuk masyarakat menjadi lebih baik,&#8221; tegasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Direktur Utama Perumda PAM Jaya, Arief Nasrudin mengajak masyarakat agar menggunakan air bersih melalui jaringan perasaan yang disediakan PAM Jaya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Penggunaan air PAM ini bisa membantu mengatasi masalah penurunan permukaan tanah akibat eksploitasi air yang berlebihan di Jakarta,&#8221; bebernya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Arief berharap, dengan penyesuaian tarif yang lebih berkeadilan nantinya bisa meningkatkan jumlah pelanggan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Dengan tarif yang berkeadilan ini diharapkan masyarakat berani untuk menggunakan air dari PAM Jaya,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta&#8211;Komisi C DPRD Provinsi DKI Jakarta sudah melakukan rapat kerja bersama Perumda PAM Jaya membahas rencana penyesuaian tarif baru yang akan diberlakukan Januari 2025. Sekretaris<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18122,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,48,52],"tags":[],"class_list":["post-18121","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-pemerintahan","category-sorotan"],"views":216,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18121","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18121"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18121\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18123,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18121\/revisions\/18123"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18122"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18121"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18121"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18121"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}