{"id":18075,"date":"2024-12-03T09:31:55","date_gmt":"2024-12-03T09:31:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18075"},"modified":"2024-12-03T09:31:55","modified_gmt":"2024-12-03T09:31:55","slug":"kabar-gembira-untuk-petani-sawit-swadaya-riau-harga-tbs-naik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=18075","title":{"rendered":"Kabar Gembira untuk Petani Sawit Swadaya Riau, Harga TBS Naik"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/b>\u2013 Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau melalui rapat Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra Swadaya periode 4\u201310 Desember 2024 telah menetapkan kenaikan harga TBS.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kabid Pengolahan dan Pemasaran, Disbun Riau, Dr Defris Hatmaja, SP, M.Si, menyampaikan bahwa kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp16,01\/Kg atau 0,44% dari minggu sebelumnya. Dengan demikian, harga TBS petani naik menjadi Rp3.656,22\/Kg.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Rapat yang menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan ini juga mencatat kenaikan harga CPO sebesar Rp111,21\/Kg, sementara harga kernel mengalami penurunan Rp127,16\/Kg dibandingkan minggu lalu.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia juga menegaskan pentingnya tata kelola yang berkeadilan dalam penetapan harga TBS ini. Menurutnya, perbaikan tata kelola yang melibatkan semua pihak, termasuk Kejaksaan Tinggi Riau, merupakan langkah strategis untuk memastikan keseimbangan antara petani dan mitra perusahaan.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPenetapan harga TBS yang terus kami perbaiki ini bertujuan untuk memberikan keadilan bagi kedua belah pihak yang bermitra. Dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau, kami ingin memastikan bahwa mekanisme ini berjalan transparan dan sesuai regulasi,\u201d ungkapnya, Selasa (3\/12\/2024).\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia juga mengapresiasi kenaikan harga TBS minggu ini yang didorong oleh naiknya harga CPO.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKenaikan ini menjadi angin segar bagi petani sawit di Riau. Kami berharap langkah ini dapat meningkatkan pendapatan petani, yang pada akhirnya berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat secara luas,\u201d tambahnya.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pada periode ini, indeks K yang digunakan adalah 92,92% dengan harga rata-rata CPO di KPBN sebesar Rp15.239,50\/Kg dan kernel Rp11.453,00\/Kg. Meski beberapa PKS tidak melakukan penjualan, tim tetap mengacu pada rata-rata harga yang berlaku sesuai Permentan Nomor 01 Tahun 2018.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dengan tata kelola yang terus diperbaiki, Disbun Riau optimistis penetapan harga TBS yang berkeadilan akan semakin memperkuat posisi petani dalam kemitraan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Swadaya Prov Riau\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">No. 45 Periode 4 \u2013 10 Desember 2024:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 3th (Rp 2.819,88);\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 4th (Rp 3.152,29);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 5th (Rp 3.390,52);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 6th (Rp 3.523,48);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 7th (Rp 3.602,12);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 8th (Rp 3.646,57);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 9th (Rp 3.656,22);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 10th-20th (Rp 3.614,58);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 21th (Rp 3.550,27);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 22th (Rp 3.477,16);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 23th (Rp 3.394,06);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 24th (Rp 3.331,32);\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 25th (Rp 3.279,60).<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru\u2013 Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau melalui rapat Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra Swadaya periode 4\u201310 Desember 2024 telah menetapkan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18076,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,73],"tags":[],"class_list":["post-18075","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-komunikasi"],"views":91,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18075","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18075"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18075\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18077,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18075\/revisions\/18077"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18076"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18075"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18075"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18075"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}