{"id":17971,"date":"2024-11-24T09:56:16","date_gmt":"2024-11-24T09:56:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=17971"},"modified":"2024-11-24T09:56:16","modified_gmt":"2024-11-24T09:56:16","slug":"personel-gabungan-turunkan-apk-pilkada-di-jaktim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=17971","title":{"rendered":"Personel Gabungan Turunkan APK Pilkada di Jaktim"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><strong>IndonesialineNews<\/strong>-Jakarta-1.000 personel gabungan melakukan penurunan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada Sabtu (23\/24) malam hingga Minggu (24\/11) dini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kegiatan penurunan APK diawali dengan apel serentak di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur, 10 kecamatan dan 65 kelurahan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Awar mengatakan, penurunan APK dilakukan karena mulai Minggu (24\/11) hingga Selasa (26\/11) sudah memasuki masa tenang Pilkada DKI 2024. Selama masa ini, seluruh APK harus diturunkan dan tidak boleh ada satu pun yangberkibar.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Karena sudah memasuki masa tenang, maka seluruh APK itu harus diturunkan. Ini sesuai dengan sesuai instruksi KPU DKI Jakarta,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia mengimbau seluruh personel yang dilibatkan dalam penurunan APK agar berhati-hati untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Jika terjadi hujan, jalanan licin. Begitu pula dengan baliho dan billboard juga harus diturunkan ekstra hati-hati,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian menambahkan, personel yang dilibatkan pada kegiatan penurunan APK ini berjumlah 1.000 orang.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Di tingkat kota, fokus penurunannya adalah baliho atau billboard besar berukuran 10&#215;4 meter. Untuk ukuran di bawahnya menjadi tanggung jawab aparatur tingkat kelurahan dan kecamatan,&#8221; paparnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, sampai saat ini jumlah APK yang diturunkan belum diketahui karena masih menunggu laporan dari wilayah. APK yang telah diturunkan selanjutnya dibawa ke masing-masing kecamatan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Tadi malam seluruh baliho dan billboard di jalan protokol sudah diturunkan. Kalau masih ada, kita lanjutkan hari ini. Targetnya seluruh APK hari ini bersih, tidak ada lagi yang masih bertengger,&#8221; lanjut Budhy.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menyebutkan, baliho berukuran besar yang diturunkan di antaranya berada di Jalan DI Panjaitan berjumlah dua unit.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kemudian di depan Terminal Rawamangun ada satu baliho, Jalan Raya Bogor dua baliho dan di sejumlah titik lainnya,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesialineNews-Jakarta-1.000 personel gabungan melakukan penurunan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada Sabtu (23\/24) malam hingga Minggu (24\/11) dini.\u00a0 Kegiatan penurunan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17972,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,33],"tags":[],"class_list":["post-17971","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-politik"],"views":118,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17971","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17971"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17971\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17973,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17971\/revisions\/17973"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17972"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17971"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17971"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17971"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}