{"id":17916,"date":"2024-11-18T15:07:04","date_gmt":"2024-11-18T15:07:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=17916"},"modified":"2024-11-18T15:07:04","modified_gmt":"2024-11-18T15:07:04","slug":"sekretaris-komisi-e-usulkan-penyediaan-buku-saku-pemenuhan-gizi-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=17916","title":{"rendered":"Sekretaris Komisi E Usulkan Penyediaan Buku Saku Pemenuhan Gizi Anak"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>Teropongtimeindonesia<\/b>-Jakarta-Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian mengusulkan adanya buku saku pemenuhan gizi anak yang diberikan secara gratis kepada para ibu di Posyandu maupun Puskesmas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Justin mengatakan, pemberian buku saku gizi anak tersebut akan dapat membantu para orang tua mendapatkan pemahaman dan panduan mengenai gizi makanan anak-anaknya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ada aspirasi permintaan buku saku gratis untuk ibu-ibu agar lebih memahami gizi dan contoh makanan murah bergizi\u00a0untuk mengatasi stunting. Buku saku ini nantinya untuk dibagikan di posyandu, puskesmas, dan lainnya,&#8221; ujarnya , Senin (18\/11).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Justin, tidak sedikit orang tua yang justru memberikan makanan kepada anaknya dengan kandungan gizi yang rendah, seperti mi instan. P<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Perilaku tersebut biasanya ditemukan di kalangan masyarakat dengan pemahaman yang kurang. Untuk itu mereka perlu lebih diedukasi,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, buku saku tersebut nantinya bisa berisi resep-resep makanan bergizi sebagai panduan orang tua. Pemberian makanan bergizi ini bisa dilakukan dengan menggunakan bahan makanan yang terjangkau harganya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Resep-resep makanan yang murah-murah yang mungkin bisa ada di situ juga,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain itu, imbuh Justin, pemberian edukasi dan pemahaman gizi anak ini juga bisa membantu mengatasi masalah stunting di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Selain masalah stunting kita kan juga bermasalah dengan IQ. Rata-rata IQ orang Indonesia itu cuma 78 dari 90 minimal,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teropongtimeindonesia-Jakarta-Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian mengusulkan adanya buku saku pemenuhan gizi anak yang diberikan secara gratis kepada para ibu di Posyandu maupun<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17917,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,48,38,33],"tags":[],"class_list":["post-17916","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-pemerintahan","category-pendidikan","category-politik"],"views":62,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17916","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17916"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17916\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17918,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17916\/revisions\/17918"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17917"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17916"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17916"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17916"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}