{"id":17762,"date":"2024-11-05T06:27:16","date_gmt":"2024-11-05T06:27:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=17762"},"modified":"2024-11-05T06:27:16","modified_gmt":"2024-11-05T06:27:16","slug":"pemkot-jaksel-gandeng-universitas-yarsi-atasi-stunting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=17762","title":{"rendered":"Pemkot Jaksel Gandeng Universitas YARSI Atasi Stunting"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan berkolaborasi dengan Universitas Yayasan Rumah Sakit Islam Indonesia (YARSI) untuk melakukan pencegahan dan penanganan stunting.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebanyak 320 mahasiswa dan mahasiswi Universitas YARSI akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tematik Stunting di Jakarta Selatan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murtadho mengatakan, stunting merupakan permasalahan gizi yang dialami anak selama masa tumbuh kembangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Permasalahan ini harus diselesaikan secara bersama-sama.\u00a0Melalui KKN tematik stunting ini akan lebih menekankan pada upaya intervensi di kelurahan yang menjadi lokasi fokus (lokus),&#8221; ujarnya, Selasa (5\/10).\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ali menjelaskan, akademisi dari Universitas YARSI tersebut akan melakukan KKN di 23 kelurahan dari 10 kecamatan di Jakarta Selatan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pemerintah perlu bersinergi dengan Non Government Organization, Lembaga Swadaya Masyarakat \u00a0dan masyarakat itu sendiri dalam pencegahan, dan penanganan stunting,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\">\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berharap, dengan terobosan inovasi terkait percepatan penanganan stunting yang dilakukan mahasiswa dan mahasiswi YARSI ini dapat memberikan catatan atau langkah-langkah baik ke depan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan berdampak terhadap penurunan stunting di Jakarta Selatan, khususnya pada lokus yang sudah kita tetapkan,&#8221; bebernya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Wakil Rektor 1 Universitas YARSI, Wening menambahkan, KKN di wilayah Jakarta Selatan ini akan dilaksanakan selama dua bulan, mulai November hingga Desember 2024.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saya sudah berpesan kepada mahasiswa dan mahasiswi kami untuk melakukan KKN ini dengan baik. Sehingga, hasilnya sangat dirasakan masyarakat dan membawa nama baik almamater kampus kita,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan berkolaborasi dengan Universitas Yayasan Rumah Sakit Islam Indonesia (YARSI) untuk melakukan pencegahan dan penanganan stunting. Sebanyak 320 mahasiswa dan mahasiswi<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17763,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,37,73,48],"tags":[],"class_list":["post-17762","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-kesehatan","category-komunikasi","category-pemerintahan"],"views":185,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17762","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17762"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17762\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17764,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17762\/revisions\/17764"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17763"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}