{"id":17458,"date":"2024-10-10T12:46:53","date_gmt":"2024-10-10T12:46:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=17458"},"modified":"2024-10-10T12:46:53","modified_gmt":"2024-10-10T12:46:53","slug":"peringatan-bulan-prb-2024-bpbd-aceh-besar-gelar-stand-di-balai-meuseuraya-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=17458","title":{"rendered":"Peringatan Bulan PRB 2024, BPBD Aceh Besar Gelar Stand di Balai Meuseuraya Aceh"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><strong>IndonesiaLineNews-<\/strong>Banda Aceh \u2013 Memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2024, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, menghadirkan stand alat peraga penanggulangan dan evakuasi bencana di Balai Meuseuraya Aceh, Kota Banda Aceh, Selasa (8\/10\/2024).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kalaksa BPBD Aceh Besar, Ridwan Jamil menjelaskan, acara tersebut dimulai sejak pagi hari tadi dan akan berlangsung hingga Kamis, 10 Oktober 2024 mendatang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, tema yang diusung oleh BPBD Aceh Besar dalam peringatan tersebut adalah, &#8220;Na Ingat Seulamat&#8221;.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Tema ini kita usung untuk mengajak masyarakat agar lebih sadar dan waspada terhadap potensi bencana serta pentingnya tindakan mitigasi,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menyebutkan, stand BPBD Aceh Besar tersebut menampilkan berbagai alat peraga penanggulangan bencana dan evakuasi, memberikan edukasi kepada pengunjung tentang langkah-langkah yang perlu diambil saat menghadapi bencana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami berharap dengan adanya stand ini, masyarakat bisa lebih memahami pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Alhamdulillah, sampai saat ini stand kita telah dikunjungi oleh ratusan masyarakat dari berbagai daerah dan siswa dari berbagai sekolah,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ridwan Jamil menyatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Besar telah memastikan bahwa seluruh sumber daya, baik personil maupun peralatan, selalu siaga untuk menghadapi berbagai kondisi Hydrometeorology, terutama di wilayah Aceh Besar, termasuk mengatasi kekeringan, angin kencang, atau banjir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiap Siagaan BPBD Aceh Besar, Irwansyah mengungkapkan, keberhasilan terbesar dalam 2024 yakni selain menangani kebakaran yang terjadi di seluruh wilayah Aceh Besar, BPBD Aceh Besar juga berhasil menanggulangi musibah kekeringan yang terjadi di Kecamatan Lhoknga dan sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Selain menangani kebakaran, kita juga berhasil menanggulangi bencana kekeringan di Lhoknga dengan mendistribusikan air bersih untuk masyarakat yang terdampak dalam setiap harinya,&#8221; jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Di sisi lain, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Irwansyah mengingatkan agar masyarakat Aceh Besar tidak sungkan untuk menghubungi Call Center Pos Induk Damkar BPBD Aceh Besar di nomor 08116713113 jika terjadi bencana maupun terdapat potensi bencana yang dapat terjadi di Aceh Besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami juga ingin mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu menghubungi Call Center kami jika terjadi keadaan darurat,&#8221; tandasnya.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Banda Aceh \u2013 Memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2024, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, menghadirkan stand alat peraga penanggulangan dan evakuasi bencana<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17459,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[71,118,73,110,48],"tags":[],"class_list":["post-17458","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","category-berita-nasional","category-komunikasi","category-parawisata","category-pemerintahan"],"views":83,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17458","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17458"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17458\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17460,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17458\/revisions\/17460"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17459"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17458"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17458"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17458"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}