{"id":17131,"date":"2024-09-04T12:12:01","date_gmt":"2024-09-04T12:12:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=17131"},"modified":"2024-09-04T12:12:01","modified_gmt":"2024-09-04T12:12:01","slug":"kepala-pencari-kayu-di-siak-robek-diterkam-harimau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=17131","title":{"rendered":"Kepala Pencari Kayu di Siak Robek Diterkam Harimau"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><strong>IndonesiaLineNews-Siak<\/strong>\u00a0&#8211; Konflik harimau dan manusia terjadi lagi di Riau. Seorang pencari kayu di Sungai Apit, Siak bernama Jonhendri diterkam harimau.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Akibat insiden itu, kepala pria berusia 44 tahun itu robek. Kejadian nahas tersebut, terjadi di perbatasan Desa Mengkapan dan Sungai Rawa. Lokasinya berada di kawasan Industri Buton.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Korban yang diterkam bernama Jonhendri (44), warga Desa Rawa Mekar Jaya,&#8221; tegas Kapolsek Sungai Apit, AKP Rinaldy kepada Media Center Riau, pada Rabu (4\/9\/2024).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Diungkapkan Rinaldy, saat kejadian korban sedang mencari kayu mahang bersama 2 rekannya. Setelah itu, ketiganya istirahat dan makan siang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Setelah makan mereka istirahat di sekitar lokasi. Tiba-tiba terdengar jeritan korban minta tolong, lalu 2 temannya ini, langsung menuju sumber suara,&#8221; Rinaldy mengungkapkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pada saat itulah, kedua teman korban menyaksikan korban telah diterkam harimau. Bahkan, kondisi telah telungkup dan terus minta tolong.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Teman korban yang melihat mencoba untuk komunikasi dan menghalau. Dalam sekejap, harimau langsung meninggalkan korban di lokasi dalam kondisi luka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Seketika itu juga langsung dilepaskan. Setelah kejadian korban dibawa ke poliklinik Desa Rawa Mekar Jaya untuk penanganan medis. Luka robek di bagian belakang dan sudah boleh pulang dan dalam perawatan intensif,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Setelah kejadian, polisi langsung koordinasi dengan seluruh RT dan RW. Termasuk petugas Balai BKSDA Riau untuk mengambil langkah penanganan harimau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Upaya kami dari kepolisian sudah melakukan koordinasi dengan seluruh RT, RW. Kami memgimbau berhati-hati dan koordinasi dengan BKSDA terkait insiden ini,&#8221; tutur Rinaldy.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Siak\u00a0&#8211; Konflik harimau dan manusia terjadi lagi di Riau. Seorang pencari kayu di Sungai Apit, Siak bernama Jonhendri diterkam harimau.\u00a0 Akibat insiden itu, kepala pria<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17132,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,68,73,57,51],"tags":[],"class_list":["post-17131","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-headline","category-komunikasi","category-pekanbaru","category-peristiwa"],"views":72,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17131","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17131"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17131\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17133,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17131\/revisions\/17133"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17132"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17131"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17131"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17131"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}