{"id":17116,"date":"2024-09-03T08:29:28","date_gmt":"2024-09-03T08:29:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=17116"},"modified":"2024-09-03T08:29:28","modified_gmt":"2024-09-03T08:29:28","slug":"1-177-pelajar-di-jaksel-ikuti-apresiasi-dan-kompetisi-seni","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=17116","title":{"rendered":"1.177 Pelajar di Jaksel Ikuti Apresiasi dan Kompetisi Seni"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Sebanyak 1.777 pelajar dari 125 sekolah di Jakarta Selatan mengikuti Apresiasi dan Kompetisi Seni Bagi Pelajar di Gedung Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB), Jalan Asem Baris, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Jakarta Selatan, Khabib Asy&#8217;ari mengatakan, peserta merupakan peserta didik dari jenjang TK, SD, SLTP, SLTA dan sederajat<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini karena dinilai dapat mengembangkan potensi anak dan melestarikan budaya Betawi.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami minta kegiatan ini terus dilaksanakan dan ditingkatkan lagi. Sehingga bukan hanya pelajar saja, namun semua kalangan masyarakat bisa ikut,&#8221; ujarnya, Selasa (3\/9).\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Khabib berpesan agar para juara di setiap kategori lomba jangan terlalu cepat puas dan menyombongkan diri, melainkan harus tetap berlatih. Sehingga, saat mengikuti kompetisi di tingkat yang lebih tinggi lagi tetap bisa menjadi yang terbaik.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saya inginnya nanti yang menang terus belajar dan tingkatkan kemampuan.\u00a0Sementara, yang belum beruntung jangan patah semangat dan jadikan ini sebagai pemacu untuk meraih prestasi di kemudian hari,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan, Afrah KH Orbani menjelaskan, kegiatan ini tidak saja sebagai wadah dalam menggali minat, bakat, dan potensi seni pelajar. Tapi, juga untuk meningkatkan kreativitas, keterampilan, semangat bersaing yang positif, serta penguatan identitas nilai-nilai budaya bagi pelajar.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kegiatan ini berlangsung mulai 3-11 September 2024,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, dalam kompetisi ini setiap tingkatkan berhak mengikuti minimal dua kategori lomba seperti, Paduan Suara, Menari, Menggambar, Vokal Grup, dan Musikalisasi Puisi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menambahkan, nantinya akan ada lima pemenang lomba untuk setiap kategori. Namun, hanya ada Juara 1, 2 dan Juara 3 yang akan mewakili Jakarta Selatan pada lomba serupa di tingkat provinsi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Selamat berjuang untuk anak-anakku semua para peserta. Tunjukan yang terbaik untuk membawa harum nama sekolah maupun Jakarta Selatan dalam bidang seni budaya,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Sebanyak 1.777 pelajar dari 125 sekolah di Jakarta Selatan mengikuti Apresiasi dan Kompetisi Seni Bagi Pelajar di Gedung Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB), Jalan Asem<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17117,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,38,40],"tags":[],"class_list":["post-17116","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-pendidikan","category-seni-budaya"],"views":104,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17116","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17116"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17116\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17118,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17116\/revisions\/17118"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17117"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17116"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17116"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17116"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}