{"id":17040,"date":"2024-08-29T12:18:06","date_gmt":"2024-08-29T12:18:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=17040"},"modified":"2024-08-29T12:18:06","modified_gmt":"2024-08-29T12:18:06","slug":"area-kumuh-di-penggilingan-disulap-jadi-hijau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=17040","title":{"rendered":"Area Kumuh di Penggilingan Disulap Jadi Hijau"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-10 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan untuk menata area bantaran Kali Buaran di RT 10\/07, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Lahan seluas kurang lebih 300 meter persegi ini semula\u00a0area kumuh dan kini disulap menjadi kawasan hijau yang dihiasi mural, ornamen rumah adat Betawi dan taman.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pantauan\u00a0<i>beritajakarta.id<\/i>\u00a0di lapangan, sejumlah PPSU tengah merapikan lahan. Ada juga yang sedang mengecat, menanam tanaman hias, membuat mural, merapikan miniatur rumah adat Betawi dan lainnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Lurah Penggilingan, Gunawan menuturkan, penataan kawasan di lokasi dilakukan untuk<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">menjaga estetika kota dan menjadikan area hijau yang bisa dinikmati warga.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Saat ini proses penataan yang dimulai sejak awal Juli lalu telah mencapai 85 persen dan ditargetkan selesai awal September 2024 mendatang.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Penataan kawasan unggulan ini difokuskan di bantaran Kali Buaran\u00a0agar lebih tertata rapi, hijau dan tidak terlihat kumuh,&#8221; ujar Gunawan, Kamis (29\/8).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Gunawan,\u00a0penataan kawasan di lokasi dilengkapi dengan ornamen khas Betawi seperti miniatur rumah adat Betawi gigi balang dan pagar pembatas.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Di samping itu ada pula empat replika Batu Penggilingan \u00a0berdiameter 30 sentimeter dan 45 sentimeter yang dibuat PPSU. Di dinding miniatur rumah adat Betawi juga dilengkapi dengan\u00a0informasi sejarah Batu Penggilingan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Karena ini untuk edukasi ke masyarakat yang berkunjung ke kawasan tersebut,&#8221; jelasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Penggilingan, Agung Eka Prasetiawan menambahkan, penataan kawasan unggulan ini melibatkan 10 petugas PPSU. Hingga kini di lokasi sudah ditanami beragami tanaman hias jenis cemara air, gandarusa merah, pylo merah dan kuning dan krokot.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Jumlahnya ada 1.000\u00a0<i>polybag\u00a0<\/i>bantuan dari Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-10 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan untuk menata area bantaran Kali Buaran di RT 10\/07, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. Lahan seluas kurang<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17043,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,119,53,48],"tags":[],"class_list":["post-17040","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-lingkungan","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":80,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17040","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17040"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17040\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17041,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17040\/revisions\/17041"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17043"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17040"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17040"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17040"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}