{"id":16957,"date":"2024-08-23T13:38:33","date_gmt":"2024-08-23T13:38:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=16957"},"modified":"2024-08-23T13:38:33","modified_gmt":"2024-08-23T13:38:33","slug":"samudra-ancol-datangkan-alpaka-dan-walabi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=16957","title":{"rendered":"Samudra Ancol Datangkan Alpaka dan Walabi"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Destinasi wisata edutainment Samudra Ancol memperkenalkan dua jenis satwa baru yaitu Alpaka dan Walabi. Kedua mamalia unik ini akan menjadi penghuni terbaru Samudra Ancol dan melengkapi daya tarik edukasi satwa yang tentunya akan menarik bagi anak-anak dan keluarga.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">VP JBL, Sea World, Samudra dan Konservasi Ancol, Ari Kurniawan mengatakan, kehadiran Alpaka dan Walabi di Samudra Ancol ini merupakan bagian dari misi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pelestarian satwa dan lingkungan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDengan berinteraksi langsung dan belajar tentang perilaku serta habitat asli mereka, kita dapat lebih menghargai keanekaragaman hayati,\u201d ujar Ari, Jumat (23\/8).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menyampaikan, kehadiran anggota keluarga baru di Samudra Ancol tidak hanya menghibur, tetapi pengunjung juga akan mendapatkan wawasan baru yang bermanfaat.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cMari mengenal Alpaka dan Walabi lebih dekat hanya di Samudra Ancol,\u201d ucapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebagai informasi, Alpaka merupakan satwa yang berasal dari Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Alpaka adalah hewan yang terkenal dengan bulunya yang lembut dan hangat, sering digunakan untuk membuat pakaian berkualitas tinggi. Selain itu, mereka memiliki kepribadian yang tenang dan ramah, membuatnya sangat cocok sebagai hewan terapi.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Alpaka memiliki ciri leher panjang dan ramping serta tubuh pendek dan kekar. Alpaka terdapat berbagai macam warna, putih, hitam, abu-abu, cokelat, hingga cokelat muda. Alpaka memiliki telinga yang panjang dan melengkung serta ekor yang pendek dan gemuk. Di alam liar, Alpaka sering digunakan sebagai hewan pengangkut karena sifatnya yang cenderung mudah dijinakkan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sedangkan Walabi adalah sepupu kecil dari kanguru yang berasal dari Australia. Walabi dikenal karena kelincahannya dan kemampuannya untuk melompat dengan cepat dan jauh. Mereka adalah contoh sempurna dari hewan marsupial. Bayi Walabi atau disebut \u2018joey\u2019, menghabiskan waktu di dalam kantong induknya setelah lahir hingga siap untuk mandiri.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Fakta menarik tentang Walabi adalah kemampuan mereka untuk bertahan hidup di lingkungan yang keras seperti, padang rumput dan hutan kering Australia. Mereka memiliki adaptasi yang unik, termasuk kemampuan untuk menghemat air dan makanan, memberikan pelajaran berharga tentang kelangsungan hidup dan adaptasi terhadap perubahan lingkungan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Destinasi wisata edutainment Samudra Ancol memperkenalkan dua jenis satwa baru yaitu Alpaka dan Walabi. Kedua mamalia unik ini akan menjadi penghuni terbaru Samudra Ancol dan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16958,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,110],"tags":[],"class_list":["post-16957","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-parawisata"],"views":75,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16957","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16957"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16957\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16959,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16957\/revisions\/16959"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16958"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16957"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16957"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16957"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}