{"id":16941,"date":"2024-08-22T14:37:58","date_gmt":"2024-08-22T14:37:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=16941"},"modified":"2024-08-22T14:37:58","modified_gmt":"2024-08-22T14:37:58","slug":"pelatihan-diversifikasi-olahan-hasil-pertanian-diadakan-di-pulau-kelapa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=16941","title":{"rendered":"Pelatihan Diversifikasi Olahan Hasil Pertanian Diadakan di Pulau Kelapa"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu mengadakan pelatihan diversifikasi olahan hasil pertanian di Gedung Sekaya Maritim, Pulau Kelapa Dua, Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati mengatakan, kegiatan ini diikuti 40 peserta terdiri dari binaan Jakpreneur, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan kader PKK di Kelurahan Pulau Kelapa dan Pulau Harapan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pelatihan kali ini menggunakan bahan baku Pisang Kepok Belanda yang merupakan tanaman endemik di Kepulauan Seribu,&#8221; ujarnya, Kamis (22\/8).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Nurliati menjelaskan, pelatihan ini bertujuan mengedukasi para peserta agar memahami kandungan gizi makanan, sekaligus membantu pendapatan ekonomi keluarga, serta menumbuhkan wirausaha baru bagi masyarakat. \u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Peserta mendapatkan materi dari\u00a0<i>chef<\/i>\u00a0berkompeten yang ahli di bidangnya,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, sebanyak 40 peserta tersebut diberikan pelatihan mengolah Keripik Pisang dengan beraneka varian rasa, Pisang Goreng Frozen, Nugget Pisang, Bolu Kukus Pisang, dan Steamed Banana Cheese.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Melalui kegiatan ini para peserta diharapkan mampu mengolah hasil pertanian menjadi makanan yang bergizi, lezat, dan kekinian. Sehingga, dapat juga membantu mengatasi permasalahan stunting,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kasie Ketahanan Pangan Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Parsan menambahkan, pelatihan diversifikasi olahan hasil pertanian ini merupakan program rutin tahunan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pelatihan ini diadakan mulai 20-22 Agustus 2024. Usai pelatihan para peserta mendapatkan bantuan peralatan memasak gratis berupa kompor gas, tabung gas,\u00a0<i>mixer<\/i>,\u00a0<i>blender<\/i>, dan lainnya,&#8221; bebernya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan, warga Kelurahan Pulau Kelapa, Latifah (48) menyampaikan terima kasih dan merasa senang bisa mengikuti pelatihan olahan hasil pertanian.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Sangat membantu,\u00a0<i>chef<\/i>-nya juga sangat detail dan resep yang diajarkan sangat kekinian. Bantuan peralatan memasak ini akan saya gunakan untuk melanjutkan usaha saya,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu mengadakan pelatihan diversifikasi olahan hasil pertanian di Gedung Sekaya Maritim, Pulau Kelapa Dua, Kelurahan Pulau Kelapa,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16942,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,45,48],"tags":[],"class_list":["post-16941","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-jakarta","category-pemerintahan"],"views":288,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16941","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16941"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16941\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16943,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16941\/revisions\/16943"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16942"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16941"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16941"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16941"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}