{"id":16861,"date":"2024-08-17T03:27:12","date_gmt":"2024-08-17T03:27:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=16861"},"modified":"2024-08-17T03:27:12","modified_gmt":"2024-08-17T03:27:12","slug":"banyak-hutang-jadi-alasan-satpam-pt-petroflexx-rampok-bri-link-di-pelalawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=16861","title":{"rendered":"Banyak Hutang, Jadi Alasan Satpam PT Petroflexx Rampok BRI Link di Pelalawan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>Teropongtimeindonesia<\/b>-Pekanbaru &#8211; Polisi menangkap Febri Irawan (32), perampok BRI Link Jalan Seminai Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kaki pelaku ditembak karena melawan saat ditangkap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Direktur Reserse Kriminal Umum (Durreskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Asep Darmawan mengungkapkan, pelaku ditangkap di tempat kerjanya PT Petroflexx Prima Daya, Jumat (16\/8) sekitar pukul 10.00 WIB.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8216;&#8221;Kita lakukan penindakan di tempat kerjanya. Bersangkutan bekerja di PT PPD, sebagai sekuriti atau satpam,&#8221; ujar Asep didampingi Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Anom Karbianto.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Asep menjelaskan modus pelaku melakukan perampokan. Sebelum beraksi, pelaku sudah satu bulan memantau BRI Link, Jalan Seminai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pelaku selama satu bulan memantau lokasi,&#8221; kata Asep.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Asep menjelaskkan pada Minggu (11\/8\/2024), pelaku berangkat dari rumahnya di Perawang, Siak, menuju BRI Link di Seminai. Pelaku\u00a0 mengenakan kaos Polantas (Polisi Lalu Lintas), yang dilapisi jaket, celana dan sepatu PDL menyerupai seragam Polri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Begitu mendekati BRI Link, pelaku membuka jaket, dan sudah menggunakan masker. Sekitar satu setengah jam, berkomunisi dengan pegawai BRI Link kalau akan menerima pengiriman uang dari temannya,&#8221; jelas Asep.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sekitar pukul 20.30 WIB, pelaku masuk ke Kantor BRI Link, Jalan Seminai. Dia melakukan kekerasan dengan ancaman sebilah pisau dan mengambil uang di laci kantor senilai Rp72.690.000.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pengakuan pelaku, baju kaos Polantas warna putih yang digunakannya didapat dari mantan pacarnya semasa SMA.\u00a0 &#8220;Saat ini masih kita dalami,&#8221; ungkap Asep.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Bersama pelaku diamankan barang bukti berupa baju kaos putih bertuliskan Polantas, satu jaket warna hitam, helm warna merah, sepatu PDL warna hitam, celana warna coklat, satu bilah pisau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Polisi juga menyita uang sisa hasil perampokan sebesar Rp34 juta. Selain itu, rekening Bank Mandiri yang berisi uang Rp12 juta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 ayat 1 KUHP. Ancaman hukuman 9 tahun penjara,&#8221; tegas Asep.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teropongtimeindonesia-Pekanbaru &#8211; Polisi menangkap Febri Irawan (32), perampok BRI Link Jalan Seminai Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kaki pelaku ditembak karena melawan saat ditangkap. Direktur<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16862,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,34,47,57,51],"tags":[],"class_list":["post-16861","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-hukum","category-kepolisisan","category-pekanbaru","category-peristiwa"],"views":133,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16861","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16861"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16861\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16863,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16861\/revisions\/16863"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16862"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16861"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16861"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16861"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}