{"id":16486,"date":"2024-07-23T11:16:27","date_gmt":"2024-07-23T11:16:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=16486"},"modified":"2024-07-23T11:16:27","modified_gmt":"2024-07-23T11:16:27","slug":"kisah-katmanto-4-tahun-jelang-pensiun-bersyukur-menerima-sk-pppk-dari-pj-gubri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=16486","title":{"rendered":"Kisah Katmanto, 4 Tahun Jelang Pensiun Bersyukur Menerima SK PPPK dari Pj Gubri"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/b>\u00a0&#8211;\u00a0 Perjalanan panjang seorang guru honor hingga menjadi ASN PPPK tidaklah semudah membalik telapak tangan. Seperti halnya, Katmanto sosok bapak berusia 56 tahun. Ia tak pernah menyangka perjalanannya sebagai tenaga pendidik yang dimulai dua dekade lalu akan membawanya pada momen penuh syukur seperti saat ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Setelah mengabdi sejak tahun 2004, Katmanto akhirnya resmi menjadi Aparatur Sipil Negara\u00a0 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK). Ia menerima SK dari Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan, Kuansing, Selasa (23\/07\/2024).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Katmanto mengisahkan, awal memulai karirnya sebagai guru dengan semangat yang membara. Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, ia selalu memprioritaskan pendidikan kepada anak-anak didiknya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Awal tahun 2004 itu saya sempat setahun menjadi pegawai tata usaha di sekolah. Kemudian, hati ini terpanggil untuk mengabdi sebagai guru agama. Meski hanya sebagai honorer, saya percaya bahwa pendidikan adalah fondasi untuk masa depan yang lebih baik,&#8221; ujar Katmanto.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dikatakan, bahwa ia saat ini merupakan guru pendidikan Agama Islam di SMKN 1 Kuantan Mudik. Sebelumnya bertahun-tahun, Katmanto telah mengajar di SMAN 1 Logas Tanah Darat, Kuansing.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, semua suka duka dalam dunia pendidikan telah dilaluinya dengan status kondisi sebagai tenaga honor. Namun, semua itu tidak mengurangi dedikasinya dalam mendidik generasi muda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cBanyak sekali kenangan yang sudah saya lewati, dulu saya sempat mendaftar sebagai Guru K2 tetapi tidak lolos. Alhamdulillah, ternyata Allah punya jalan lain untuk saya dengan lolosnya sebagai guru PPPK,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dijelaskan, pengangkatan tersebut merupakan pengakuan prestasi atas dedikasi dan kerja kerasnya selama ini. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Pj Gubri SF Hariyanto, karena telah mempercepat proses penyerahan SK PPPK.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ini adalah momen yang sangat berharga dalam hidup saya. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak. Terkhusus Bapak Pj Gubernur Riau yang telah mempercepat proses pemberian SK PPPK,\u201d ucap Katmanto dengan mata berbinar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dengan status barunya sebagai ASN PPPK, Katmanto berharap dapat terus berkontribusi dalam dunia pendidikan. Ia memiliki cita-cita untuk membangun kualitas pendidikan di &#8220;Bumi Lancang Kuning&#8221; dan menginspirasi rekan-rekan sejawatnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saya ingin membagikan pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki kepada guru-guru muda. Kita harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak kita,&#8221; jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Merespon hal itu, Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengapresiasi pengabdian Katmanto sebagai guru yang diserahkan SK PPPK dengan status paling tua di daerah berjuluk \u201cKota Jalur\u201d. Lebih lanjut, orang nomor satu di Riau itu, berpesan kepada semua guru yang telah sah mendapat amanah baru bisa dapat terus berinovasi untuk generasi penerus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cJadi saya mengucapkan terima kasih kepada bapak, teruslah mengabdilah untuk anak-anak kita. Kemudian, selamat kepada 148 orang PPPK tenaga guru lingkungan pemerintah provinsi Riau di Kabupaten Kuansing, alhamdulillah penantian bapak ibu semua menjadi kenyataan sebagai ASN PPPK,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru\u00a0&#8211;\u00a0 Perjalanan panjang seorang guru honor hingga menjadi ASN PPPK tidaklah semudah membalik telapak tangan. Seperti halnya, Katmanto sosok bapak berusia 56 tahun. Ia tak<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16487,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-16486","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"views":175,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16486","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16486"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16486\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16488,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16486\/revisions\/16488"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16487"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16486"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16486"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16486"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}