{"id":16057,"date":"2024-07-07T10:08:10","date_gmt":"2024-07-07T10:08:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=16057"},"modified":"2024-07-07T10:08:10","modified_gmt":"2024-07-07T10:08:10","slug":"inspektorat-dki-gelar-sosialisasi-pencegahan-korupsi-dan-pencucian-uang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=16057","title":{"rendered":"Inspektorat DKI Gelar Sosialisasi Pencegahan Korupsi dan Pencucian Uang"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Jakarta-<\/b>Total sebanyak 1.300 warga mengikuti sosialisasi pencegahan korupsi dan anti pencucian uang yang digelar Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (6\/7) hingga Minggu (7\/7) di Gelanggang Remaja Jakarta Utara.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Inspektur Pembantu Investigasi Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, Supendi mengatakan, peserta yang ikut kegiatan ini terdiri dari unsur pelajar mulai dari tingkat SD hingga SLTA, lembaga dan organisasi masyarakat seperti KONI, Kwarcab Pramuka, PMI, KORMI, PORTINA dan PPMI.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Supendi, kegiatan ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari\u00a0<i>roadshow<\/i>\u00a0Bus Anti Korupsi yang sebelumnya telah mengaspal di Jakarta Utara sejak 16 Mei 2024.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dijelaskan Supendi, selama kegiatan peserta diedukasi berbagai materi terkait korupsi, pungutan liar dan praktik pencucian uang.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Untuk kegiatan kali ini kami bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) RI. Alhamdulillah disambut antusias, yang tercatat saja 1.300 peserta,&#8221; katanya, Minggu (7\/7).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dijelaskan Supendi, selama kegiatan peserta diedukasi berbagai materi terkait korupsi, pungutan liar dan praktik pencucian uang.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Untuk praktik pungutan liar, jelas Supendi, peserta diberi materi soal tugas dan fungsi Unit Pemberantas Pungutan Liar (UPPL) yang beesinergi dengan pihak Kepolisian dan Kejaksaan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Mengenai praktik pencucian uang, menurut Supendi, pihaknya bersama PPATK RI memberikan pemahaman kepada peserta tentang modus dan cara pelaku menyamarkan \u00a0uang hasil kejahatan seolah-olah berasal dari aktivitas yang sah dan legal.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Tidak hanya berdampak ekonomi. Praktik pencucian uang juga dapat merusak kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan dan pemerintah serta menyuburkan korupsi atau kejahatan lainnya,&#8221; ucap Supendi.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ditambahkan Supendi, dalam.kegiatan ini para peserta juga diajak berinteraksi melalui serangkaian games dan sesi tanya jawab, serta diberikan kesempatan menonton tayangan video yang disiapkan dalam Bus Anti Korupsi.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Sosialisasi ini kami harap menjadi langkah penting Pemprov DKI membangun tata kelola yang bersih dan transparan melalui kesadaran serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,&#8221; tegasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Reni Septianawati, Plt Inspektur Pembantu Kota Wilayah Jakarta Utara menambahkan, kegiatan yang banyak melibatkan peserta dari kalangan pelajar ini bertujuan\u00a0membangun pemahaman pencegahan korupsi dan anti pencucian uang sedari dini.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami sangat senang mereka antusias dan bahkan sebagian sudah ada yang paham tentang korupsi serta pungli. Acara ini juga kami harap bisa mengarahkan mereka ke arah kegiatan yang positif,&#8221; ujarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara, Aliah Khansa Salsabila, siswi Kelas IX SMPN 162 yang ikut sosialisasi ini, mengaku senang mendapat pemahaman tentang bahaya korupsi dan praktik pencucian uang terhadap ekonomi negara dan kehidupan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami juga diedukasi mengelola keuangan atau rekening dengan baik saat muda. Kami jadi paham bagaimana korupsi dan transaksi Illegal berbahaya bagi masyarakat,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Total sebanyak 1.300 warga mengikuti sosialisasi pencegahan korupsi dan anti pencucian uang yang digelar Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (6\/7) hingga Minggu (7\/7) di Gelanggang<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16058,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,45],"tags":[],"class_list":["post-16057","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-jakarta"],"views":200,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16057","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16057"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16057\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16059,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16057\/revisions\/16059"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16058"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16057"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16057"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16057"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}