{"id":16039,"date":"2024-07-05T22:29:53","date_gmt":"2024-07-05T22:29:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=16039"},"modified":"2024-07-05T22:29:53","modified_gmt":"2024-07-05T22:29:53","slug":"polri-gelar-wayang-kulit-lakon-tumurune-wiji-sejati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=16039","title":{"rendered":"Polri gelar wayang kulit lakon &#8220;Tumurune Wiji Sejati&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLineNews-Jakarta-<\/b>Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) masih mengusung kegiatan kebudayaan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk dalam rangka Hari Bhayangkara yang tahun ini mengangkat lakon\u00a0<em>Tumurune Wiji Sejati<\/em>.<\/p>\n<p>Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi\u00a0Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan\u00a0lakon\u00a0<em>Tumure Wiji Sejati<\/em>\u00a0mengisahkan tentang lahirnya kesatria sejati yang cerdas dan sakti, yakni Raden Wisanggeni.<\/p>\n<p>&#8220;<em>Tumurune\u00a0Wiji\u00a0Sejati<\/em>\u00a0itu artinya lahirnya satria unggul, cerdas dan sakti. Yakni, Raden Wisanggeni,&#8221; kata Trunoyudo di Jakarta, Jumat.<\/p>\n<p>Pertunjukan wayang ini dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara mulai dari pukul 20.00 WIB sampai selesai.<\/p>\n<p>Dia menjelaskan lakon ini diangkat dengan pesan khusus bagi masyarakat yang menonton pertunjukan, yakni sosok Wisanggeni yang menegakkan kebenaran, keadilan dan kejujuran.<\/p>\n<p>&#8220;Seperti sosok Raden Wisanggeni ini simbol kekuatan dan keberagaman yang luar biasa,&#8221;<\/p>\n<p>Ini merupakan tahun ketiga Polri mengadakan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk dalam rangka Hari Bhayangkara.<\/p>\n<p>Seperti tahun-tahun sebelumnya, lakon dimainkan tiga dalang, yakni Ki Yanto, yang merupakan Hakim Agung, Ki Sri Kuncoro\u00a0(perwira Polri berpangkat Ipda), dan Ki Harso Widisantoso\u00a0(anggota TNI AL berpangkat mayor)<\/p>\n<p>Selain dipandu tiga dalang tersebut, juga dibawakan oleh Ki Bayu Aji Pamungkas dari unsur aparatur sipil negara.<\/p>\n<p>Jenderal polisi bintang satu itu mengatakan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk ini terbuka untuk umum, gratis bagi seluruh masyarakat yang datang dan menonton.<\/p>\n<p>Selain wayang kulit, juga diisi dengan hiburan komedi oleh seniman Srimulat, yakni Dhinas Tedjo, Endah Laras, Cak Percil, Eka Kebumen, dan Agens Serfozo.<\/p>\n<p>&#8220;Selain pertunjukan wayang juga ada pembagian hadiah\u00a0<i>doorprize<\/i>, dengan hadiah-hadiah yang menarik tentunya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Tidak hanya itu, di sela pertunjukan wayang kulit tersebut juga tersedia area bazar bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk-produk lokal buatannya.<\/p>\n<p>Pertunjukan wayang kulit ini, kata dia, selain dalam rangka HUT Ke-78 Bhayangkara, sekaligus sebagai upaya Polri melestarikan seni dan budaya.<\/p>\n<p>Seperti pada HUT Ke-77 Bhayangkara, Polri juga menggelar wayang kulit dengan lakon\u00a0<i>Wahyu Cakraningrat<\/i>. Kemudian, pada HUT Ke-76 Bhayangkara dengan lakon\u00a0<i>Semar membangun kayangan<\/i>.<\/p>\n<p>Selain dihadiri Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo beserta pejabat utama Mabes Polri, turut mengundang Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta kementerian dan lembaga terkait.<\/p>\n<p>&#8220;Kami turut mengundang Panglima TNI, serta menteri dan lembaga terkait,&#8221; kata Trunoyudo.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) masih mengusung kegiatan kebudayaan pertunjukan wayang kulit semalam suntuk dalam rangka Hari Bhayangkara yang tahun ini mengangkat lakon\u00a0Tumurune Wiji Sejati.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16040,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,34,45],"tags":[],"class_list":["post-16039","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-hukum","category-jakarta"],"views":233,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16039","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16039"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16039\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16041,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16039\/revisions\/16041"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16040"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16039"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16039"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16039"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}