{"id":15366,"date":"2024-06-18T00:07:55","date_gmt":"2024-06-18T00:07:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=15366"},"modified":"2024-06-18T00:07:55","modified_gmt":"2024-06-18T00:07:55","slug":"uang-palsu-rp22-miliar-yang-dicetak-di-jakbar-belum-diedarkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=15366","title":{"rendered":"Uang palsu Rp22 miliar yang dicetak di Jakbar belum diedarkan"},"content":{"rendered":"<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Jakarta-<\/b>Polda Metro Jaya menyatakan bahwa uang palsu senilai Rp22 miliar yang dicetak di sebuah kantor akuntan di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, belum sempat diedarkan ke masyarakat.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ini kita patut bersyukur sudah diungkap kasus ini, tidak sempat menyebar ke masyarakat,&#8221; ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi\u00a0Ade Ary Syam Indradi saat di konfirmasi di Jakarta, Senin.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Saat ini pihaknya masih mendalami peredaran uang palsu tersebut apakah bakal disebarkan ke Jakarta atau di luar daerah.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ini masih dilakukan pendalaman. Yang jelas dari para tersangka diamankan barang bukti yang tadi ya uang Rp22 miliar, uang palsu pecahan Rp100 ribu,&#8221; katanya.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ade Ary juga mengatakan terdapat tiga tersangka yang ditangkap terkait uang palsu miliaran rupiah ini, yakni M, YA dan FF.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Mereka ditangkap di Jalan Srengseng Raya Nomor 3 RT 1\/RW 8, Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat. Ketiganya ditangkap pada 15 Juni 2024. Adapun uang palsu ini rencananya mau disebar untuk Idul Adha,&#8221; katanya.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Jadi ini sudah diamankan oleh penyidik Ditreskrimum berawal dari adanya informasi dari masyarakat. Akhirnya ditindaklanjuti oleh penyidik dan akhirnya berhasil diungkap oleh penyidik,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Dia mengatakan, ketiganya dikenakan Pasal 244 dan 245 KUHP. Mereka terancam pidana maksimal maksimal 12 tahun penjara.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Selain uang palsu miliaran rupiah, polisi menyita satu mesin penghitung, satu mesin pemotong uang dan satu mesin GTO atau mesin percetakan. Kemudian ada beberapa tinta percetakan warna-warni,&#8221; katanya.<\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Polda Metro Jaya menyatakan bahwa uang palsu senilai Rp22 miliar yang dicetak di sebuah kantor akuntan di kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, belum sempat diedarkan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15367,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,45],"tags":[],"class_list":["post-15366","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-jakarta"],"views":379,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15366","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15366"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15366\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15368,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15366\/revisions\/15368"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15367"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15366"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15366"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15366"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}