{"id":15277,"date":"2024-06-16T00:12:31","date_gmt":"2024-06-16T00:12:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=15277"},"modified":"2024-06-16T00:12:31","modified_gmt":"2024-06-16T00:12:31","slug":"konjen-australia-di-makassar-gelar-festival-sinema-australia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=15277","title":{"rendered":"Konjen Australia di Makassar gelar Festival Sinema Australia"},"content":{"rendered":"<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Makassar-<\/b>Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Kota Makassar, Sulawesi Selatan menggelar kembali Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) di kota itu pada 14-15 Juni 2024.<br \/>\n<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kegiatan FSAI ini lebih istimewa karena pada 2024 ini Australia dan Indonesia merayakan 75 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cFilm merupakan salah satu media yang menghadirkan peluang penting untuk memperdalam pemahaman antara kedua negara kita,&#8221; kata Konsul Jenderal Australia di Makassar Todd Dias, di Makassar, Sabtu.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pada 14 Juni, FSAI dimulai di Makassar dengan pemutaran dua film Australia, termasuk film\u00a0<em>Blueback<\/em>\u00a0yang menunjukkan keindahan wilayah pesisir Australia Barat.<\/p>\n<p>Pada festival sinema ini, bukan hanya keahlian dan kreativitas sineas Australia yang dihargai, namun film \u201cPetualangan Sherina 2\u201d, yang diproduksi oleh sineas Indonesia dan alumnus Australia, Mira Lesmana, juga akan meramaikan FSAI tahun ini.<br \/>\n<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pada 15 Juni 2024, penikmat dan penggiat film di Makassar dapat mengasah ilmu dan kreativitas mereka dengan mengikuti<em>\u00a0masterclass<\/em>\u00a0yang dipandu oleh pakar dari Australia, Steve Jaggi.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Steve akan membagi ilmunya mengenai pembuatan film di era layanan\u00a0<em>streaming<\/em>\u00a0dan membahas pengalamannya memproduksikan film komedi \u201cLove is in the Air\u201d.<br \/>\n<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saya senang sekali Festival Sinema Australia Indonesia sudah kembali berlangsung di Makassar pada tahun 2024,&#8221; ujar dia.<br \/>\n<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Makassar adalah salah satu dari sepuluh kota se-Indonesia yang menjadi lokasi Festival Sinema Australia Indonesia tahun ini. Kota yang lain termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, Mataram, Yogyakarta dan untuk pertama kalinya adalah Manado, Balikpapan, Samarinda dan Padang.<br \/>\n<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Di samping FSAI 2024, Australia juga meluncurkan program bagi para sineas Indonesia untuk mengikuti kursus singkat di Australia yang akan berfokus pada produksi film.<\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Makassar-Konsulat Jenderal (Konjen) Australia di Kota Makassar, Sulawesi Selatan menggelar kembali Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) di kota itu pada 14-15 Juni 2024. Kegiatan FSAI<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15278,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,55,44],"tags":[],"class_list":["post-15277","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-makassar","category-sosial"],"views":77,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15277","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15277"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15277\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15279,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15277\/revisions\/15279"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15278"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15277"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15277"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15277"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}