{"id":15186,"date":"2024-06-14T09:44:15","date_gmt":"2024-06-14T09:44:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=15186"},"modified":"2024-06-14T09:44:15","modified_gmt":"2024-06-14T09:44:15","slug":"pdip-akan-rumuskan-ulang-kurikulum-hukum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=15186","title":{"rendered":"PDIP akan rumuskan ulang kurikulum hukum"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLineNews-Jakarta-<\/b>DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menggelar\u00a0<em>forum group discussion<\/em>\u00a0(FGD) untuk merumuskan pembuatan kurikulum soal hukum demi meningkatkan kualitas hukum dan demokrasi di Indonesia.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat membuka Sekolah Hukum yang diikuti seluruh caleg terpilih dari PDIP di Sekolah Partai, Jakarta, Jumat.<\/p>\n<p>Hasto mulanya mengingatkan kembali pidato politik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP bahwa sebenarnya, semua gagasan para pendidik bangsa tentang Indonesia merdeka sangat luar biasa dan tidak ada duanya.<\/p>\n<p>&#8220;Ibu Mega menyebutkan tentang suatu negara paripurna, spirit-nya yang menyala, melalui kemerdekaan 17 Agustus 1945. Dan kata Ibu Mega, spirit inilah yang mengandung tekad kuat, untuk berani meletakkan nasib bangsa, dan tanah air, di tangan kita sendiri,&#8221; kata Hasto.<\/p>\n<p>Dengan demikian, lanjut Hasto mengutip pidato Megawati, gambaran negara yang paripurna ini, kesemuanya sudah sangat lengkap, utuh, komprehensif, dan visioner. Hasto menambahkan hal itu yang mendasari politik hukum.<\/p>\n<p>&#8220;Karena partai ini kita tidak pernah berhenti, di dalam berjuang, tidak pernah berhenti di dalam pergerakan. Siapa yang mandek dalam pergerakan, maka Indonesia bisa\u00a0<em>amblek<\/em>. Karena itulah, kita harus berjuang benar-benar, Besok kita akan melakukan<em>\u00a0FGD<\/em>, sudah direncanakan satu bulan yang lalu, untuk memperbaiki kurikulum Sekolah Partai kita,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Politikus asal Yogyakarta ini menerangkan berbagai persoalan ketika hukum menjadi alat kekuasaan, maka seluruh tiga pilar Partai wajib memahami aspek-aspek politik hukum dari konsepsi negara paripurna.<\/p>\n<p>Selain itu, para kader PDIP diminta untuk memahami hukum acara, pidana, dan perdata, agar bisa memperjuangkan hukum yang berkeadilan di dalam rangka supremasi hukum.<\/p>\n<p>Hasto menyampaikan nantinya tata kelembagaan, etika, dan moralnya nanti akan disampaikan oleh pemateri advokat senior Gayus Lumbuun.<\/p>\n<p>&#8220;Kemudian, bagaimana mekanisme-mekanisme hukum, termasuk pra-peradilan, semua akan diajarkan, sehingga selama satu bulan penuh ini, setiap Jumat, akan menjadi hari untuk mempelajari seluruh aspek tentang hukum yang berkeadilan,&#8221; pungkas Hasto.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menggelar\u00a0forum group discussion\u00a0(FGD) untuk merumuskan pembuatan kurikulum soal hukum demi meningkatkan kualitas hukum dan demokrasi di Indonesia. Hal<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15187,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,33],"tags":[],"class_list":["post-15186","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-politik"],"views":81,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15186","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15186"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15186\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15188,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15186\/revisions\/15188"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15187"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15186"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15186"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15186"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}