{"id":15139,"date":"2024-06-13T10:38:59","date_gmt":"2024-06-13T10:38:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=15139"},"modified":"2024-06-13T10:38:59","modified_gmt":"2024-06-13T10:38:59","slug":"pemkot-jakpus-dorong-generasi-muda-gemar-baca-untuk-perkaya-literasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=15139","title":{"rendered":"Pemkot Jakpus dorong generasi muda gemar baca untuk perkaya literasi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Jakarta-<\/b>Pemerintah Kota Jakarta Pusat mendorong generasi muda di wilayahnya agar gemar membaca sejak dini untuk mewujudkan generasi yang kaya akan informasi, pengetahuan, dan karya.<\/p>\n<p>Dalam mewujudkan generasi yang kaya literasi tersebut, Pemkot Jakarta Pusat\u00a0 mengukuhkan duta baca dan bunda literasi dari delapan kecamatan.<\/span><\/p>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kehadiran bunda literasi dan duta baca ini bertujuan untuk mengajak dan menggerakkan\u00a0warga di setiap kecamatan untuk meningkatkan minat dan daya baca sekaligus\u00a0menghasilkan ilmu pengetahuan,&#8221; kata Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma di Kantor Walikota Jakarta Pusat, Kamis.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Duta baca dan bunda literasi ini merupakan anggota dari Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan kelompok sasaran keluarga. Kegiatan yang menyasar dari keluarga ini diharapkan menjadi gerakan meningkatkan minat baca secara sosial di lingkungan masing-masing.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div>\n<figure id=\"fgimage_1\" class=\"figure-image\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><img decoding=\"async\" id=\"image_1\" src=\"https:\/\/img.antaranews.com\/cache\/730x487\/2024\/06\/13\/IMG20240613100855.jpg\" \/><\/span><figcaption class=\"fig-caption\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma dalam pengukuhan duta baca dari delapan kecamatan se-Jakarta Pusat dan bunda literasi tingkat kota di Ruang Serbaguna Guna Utama, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Kamis (13\/6\/2024). ANTARA\/Siti Nurhaliza<\/span><\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Dhany, bila sudah menjadi gerakan sosial yang masif, Pemkot Jakarta Pusat optimistis masyarakat mampu menyaring informasi dengan baik hingga tidak terpengaruh berbagai isu hoaks atau hasutan yang merugikan di media sosial.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kemudian, Dhany menegaskan untuk memperoleh pengetahuan dengan membaca tidak hanya melalui media buku. Perkembangan zaman saat ini telah memungkinkan sumber informasi secara digital maupun audio visual.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sehingga, peran duta baca dan bunda literasi ini menjadi upaya pemberdayaan dari pemerintah untuk menumbuhkan\u00a0 potensi masyarakat. Sehingga, ke depannya\u00a0pemerintah hanya berperan sebagai fasilitator.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Makanya kita perkuat peran duta baca dan literasi. Karena pemerintah yang efektif adalah pemerintahan yang sedikit memerintah,&#8221; tegas Dhany.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Jakarta Pusat, Irwan Septinadi mengatakan\u00a0pengukuhan ini merupakan implementasi Undang-undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Gerakan pembudayaan kegemaran membaca ini dilakukan melalui keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat. Gerakan ini nantinya diharapkan mempercepat terwujudnya masyarakat yang maju, adil, sejahtera, sesuai visi dan misi Kota Jakarta Pusat.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Irwan\u00a0menghadapi tantangan ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi yang saat ini berkembang cepat, literasi juga harus mampu menyesuaikan dengan situasi yang berubah cepat. Karena itu perwujudan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial tidak lagi hanya seputar menulis, membaca, berhitung, namun sudah meliputi seluruh lini kehidupan masyarakat.<\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Pemerintah Kota Jakarta Pusat mendorong generasi muda di wilayahnya agar gemar membaca sejak dini untuk mewujudkan generasi yang kaya akan informasi, pengetahuan, dan karya. Dalam<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15140,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,44],"tags":[],"class_list":["post-15139","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-sosial"],"views":109,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15139","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15139"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15139\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15141,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15139\/revisions\/15141"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15140"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15139"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15139"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15139"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}