{"id":14995,"date":"2024-06-10T09:05:26","date_gmt":"2024-06-10T09:05:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=14995"},"modified":"2024-06-10T09:05:26","modified_gmt":"2024-06-10T09:05:26","slug":"balai-bahasa-duta-bahasa-berperan-ajak-anak-muda-bangga-bahasa-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=14995","title":{"rendered":"Balai Bahasa: Duta bahasa berperan ajak anak muda bangga bahasa daerah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Palu-<\/b>Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Asrif mengatakan Duta Bahasa berperan penting untuk mengajak generasi muda bangga berbahasa daerah, seiring dengan penggunaan bahasa daerah yang mengalami kemunduran di provinsi ini.<\/span><\/p>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Provinsi Sulteng menghadapi darurat bahasa daerah pada generasi muda, karena itu kami menghadirkan Duta Bahasa sebagai generasi muda untuk membalikkan keadaan saat ini,&#8221; kata Asrif di Palu, Senin.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia mengatakan Duta Bahasa Sulteng memiliki peran untuk menyampaikan kepada generasi muda bahwa bahasa daerah bukan hanya bahasa orang tua, melainkan bahasa yang harus menjadi bahasa anak muda.<span class=\"baca-juga\"><br \/>\n<\/span><\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Bahasa daerah, kata dia, harus menjadi bahasa kebanggaan generasi muda Sulteng sebagaimana suku-suku lain yang aktif dan peduli dalam menjaga dan merawat bahasa daerah masing-masing.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Asrif, Duta Bahasa Sulteng saat ini, selain terampil berbahasa Indonesia dan bahasa asing, mereka juga penutur aktif bahasa daerah.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami meletakkan harapan itu kepada para Duta Bahasa, untuk membalikkan situasi bahasa daerah di Sulteng saat ini yang terancam punah,&#8221; ujarnya.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut dia, seluruh bahasa daerah di Provinsi Sulteng mengalami kemunduran, dan tidak ada satu pun bahasa daerah yang aman. Adapun bahasa daerah yang terancam punah, di antaranya bahasa Totoli, Andio, dan Kaili.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Termasuk bahasa Kaili yang digunakan dalam etnik publik terbesar dan berada pada pusat pemerintahan, tetapi justru menjadi bahasa yang terancam punah,&#8221; katanya.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Asrif mengatakan penyebab kemunduran ini, karena rendahnya kebanggaan berbahasa daerah, sehingga menjadi penyebab kematian bahasa daerah, serta tidak ada regulasi yang memperkuat bahasa daerah, seperti peraturan daerah (perda).<span class=\"baca-juga\"><br \/>\n<\/span><\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Karena itu, kata Asrif, Duta Bahasa Sulteng diharapkan dapat berperan aktif dalam mengajak generasi muda sebayanya untuk aktif dalam menggunakan bahasa lokal atau daerah masing-masing, serta memiliki rasa bangga terhadap bahasa daerah masing-masing.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><br \/>\nPihaknya, kata dia, juga terus berupaya mendorong Pemerintah Provinsi Sulteng terkait\u00a0penyusunan perda agar muatan lokal bahasa daerah memiliki kepastian hukum, tidak hanya menjadi kebijakan sepihak sekolah, tapi perintah perda untuk perlindungan bahasa Kaili khususnya.<\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Palu-Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Asrif mengatakan Duta Bahasa berperan penting untuk mengajak generasi muda bangga berbahasa daerah, seiring dengan penggunaan bahasa daerah<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14997,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,44,76],"tags":[],"class_list":["post-14995","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-sosial","category-sulteng"],"views":106,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14995","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14995"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14995\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14998,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14995\/revisions\/14998"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14997"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14995"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14995"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14995"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}