{"id":14912,"date":"2024-06-09T05:42:14","date_gmt":"2024-06-09T05:42:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=14912"},"modified":"2024-06-09T05:42:14","modified_gmt":"2024-06-09T05:42:14","slug":"pemprov-dki-kampanyekan-berjalan-kaki-untuk-perbaikan-kualitas-udara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=14912","title":{"rendered":"Pemprov DKI Kampanyekan Berjalan Kaki untuk Perbaikan Kualitas Udara"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan menyelenggarakan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 dan Selebrasi Jakarta Berjaga: Integrasi Hebat, Hidup Berkualitas di Area Parkir Selatan Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat pada Minggu (9\/6) besok.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Rangkaian acara diisi dengan pameran lingkungan hidup, Funwalk Jakarta Berjaga, gelar wicara, nonton bareng dan berbagai hiburan. Rencananya, acara ini dihadiri oleh Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono dan akan dihadiri 5.000 lebih peserta serta akan mendapatkan rekor MURI untuk memecahkan rekor jalan kaki 7.500 langkah.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, Gerakan Jakarta Berjaga bertujuan membentuk kebiasaan berjalan 7.500 langkah per hari selama 14 hari, selain membuat hidup lebih sehat juga membuat kualitas udara lebih baik.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ini merupakan terobosan dari Pemprov DKI Jakarta untuk menyongsong statusnya sebagai kota Global. Dinas Lingkungan Hidup berkomitmen menciptakan lingkungan hidup yang berkualitas agar warganya bisa hidup dengan sehat,&#8221; ujar Asep, Sabtu (8\/6).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menyampaikan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta berkomitmen menciptakan lingkungan hidup yang berkualitas salah satunya dengan memperbaiki kualitas udara agar warga bisa melaksanakan aktivitas dengan sehat.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cLangkah-langkahnya sudah ada, Pempov DKI Jakarta mengimplementasikan Strategi Pengendalian Kualitas Udara (SPPU) hingga 2030, termasuk strategi untuk mencapai kesahatan warganya,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Asep berharap dengan mengintegrasikan kampanye di kedua bidang ini bisa mencapai hasil yang lebih maksimal untuk kebaikan warga Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cTujuannya kampanye ini bisa membuat warga Jakarta bergaya hidup sehat dan lebih peduli pada lingkungan,\u201d pungkas Asep.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan kampanye pembiasaan berjalan kaki melalui Jakarta Berjaga (Bergerak, Bekerja, Berolahraga, dan Bahagia). Tujuannya, untuk kesehatan masyarakat dan mewujudkan kualitas udara yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Gerakan ini merupakan sinergi antara Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta serta bagian dari rangkaian HUT ke-497 Kota Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, kampanye Jakarta Berjaga mendorong masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat menuju sumber daya manusia mumpuni sebagai kota global.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat melalui kampanye Jakarta Berjaga. Ini bukan hanya tentang berolahraga, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik dan kebahagiaan,&#8221; ungkap Ani.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kampanye ini secara khusus menargetkan usia produktif untuk melakukan jalan kaki sebanyak 7.500 langkah per hari. Selain itu, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov DKI diwajibkan menjadi pelopor dan disebut sebagai \u2018<i>Agent of Change<\/i>\u2019 bagi warga Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Dengan mendorong ASN sebagai\u00a0<i>Agent of Change<\/i>\u00a0kami berharap mereka dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas dalam menerapkan gaya hidup sehat dan peduli lingkungan,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan menyelenggarakan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024 dan Selebrasi Jakarta Berjaga: Integrasi Hebat, Hidup Berkualitas di<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14913,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45,73,119,41],"tags":[],"class_list":["post-14912","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jakarta","category-komunikasi","category-lingkungan","category-nasional"],"views":231,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14912","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14912"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14912\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14914,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14912\/revisions\/14914"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14913"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14912"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14912"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14912"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}