{"id":14524,"date":"2024-05-29T05:14:56","date_gmt":"2024-05-29T05:14:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=14524"},"modified":"2024-05-29T05:14:56","modified_gmt":"2024-05-29T05:14:56","slug":"kuasa-hukum-golkar-ungkap-kronologi-hilangnya-seorang-saksi-phpu-pileg","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=14524","title":{"rendered":"Kuasa hukum Golkar ungkap kronologi hilangnya seorang saksi PHPU Pileg"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Jakarta-<\/b>Kuasa Hukum Partai Golkar, Michael Dolf Lailossa, mengungkapkan kronologi hilangnya seorang saksi untuk partai tersebut menjelang sidang pembuktian perkara PHPU Pileg 2024.<\/span><\/p>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ketika dihubungi di Jakarta pada Selasa (28\/5) malam, ia menyebutkan bahwa nama saksi itu adalah Adin (36) dan berjenis kelamin laki-laki.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Adin akan bersaksi untuk perkara nomor 256-01-04-31\/PHPU.DPR-DPRD-XXII\/2024 untuk pengisian keanggotaan DPRD Kabupaten Maluku Tengah Dapil Maluku Tengah 4 dalam sidang pembuktian pada Selasa (28\/5).<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Perkara itu diajukan oleh Partai Golkar selaku pihak pemohon. Berlaku sebagai pihak termohon adalah KPU dan sebagai pihak terkait adalah Partai Gelora.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Michael menjelaskan, Adin dijadwalkan berangkat dari Ambon menuju Jakarta dengan pesawat Lion Air pada Senin (27\/5) pukul 13.30 WIT.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Lalu, pada Minggu (26\/5) malam, Adin makan bersama pamannya, Ali Mahulette, di sebuah rumah makan. Michael menyebut, Ali bertugas mengantarkan Adin ke bandara. Namun, setelah makan, Adin merasa mual dan meminta izin untuk pulang terlebih dahulu ke rumah kontrakan milik Ali.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sesampainya di rumah, Ali tidak menemukan keberadaan Adin. Ia berusaha menghubungi ponsel yang bersangkutan, namun tidak dapat tersambung. Ali pun melaporkan hilangnya Adin kepada Mapolsek Teluk Ambon pada Senin (27\/5) sore dan diterbitkan surat keterangan orang hilang dengan nomor SKTLRH\/04\/V\/2024\/SPKT.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Karena Adin belum ditemukan hingga hari persidangan, Michael kemudian melaporkan hal ini kepada Ketua Sidang Panel Dua, Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Saldi Isra, dan sidang berjalan dengan saksi lainnya.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia mengatakan, Adin rencananya akan memberikan saksi soal dugaan pelanggaran pemilu di TPS 10, Desa Wakasihu, Ambon, Maluku Tengah.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDia mau memberikan kesaksian tentang kejadian di TPS 10. Jadi, ada 51 surat suara yang diduga sudah dicoblos dan dimasukkan ke dalam kotak suara. Terkait apakah dia saksi kunci, bisa dibilang demikian karena dia yang tahu banyak seperti apa TPS 10 Wakasihu,\u201d kata dia.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Terkait kemungkinan hilangnya Adin berhubungan dengan kesaksian yang akan diberikan, ia enggan menjawab.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKalau itu, saya tidak bisa berspekulasi. Yang jelas, saksi kami tidak ada buat hadir di Mahkamah Konstitusi,\u201d kata dia.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Diketahui, kabar hilangnya Adin terungkap dalam persidangan pada Selasa (28\/5). Pada mulanya, Saldi Isra memastikan kehadiran saksi pihak pemohon sebelum memulai sidang pembuktian.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKita cek saksi yang diajukan oleh Pemohon itu ada empat orang, Pak Aziz Mahulette, Pak Haipan Tomagola, Ibu Fatimah Sia. Pak Adin tidak ada ya?\u201d tanya Saldi.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Lalu, Michael membenarkan bahwa saksi yang bernama Adin tidak hadir dalam ruang sidang karena tiba-tiba hilang di Ambon.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Saldi pun kembali memastikan bahwa Partai Golkar hanya mendatangkan tiga saksi karena satu saksi menghilang.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cBerarti tinggal tiga ya sekarang?\u201d tanya Saldi.\u00a0 \u201cTinggal tiga, majelis,\u201d jawab Michael <\/span><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Saldi mengharapkan agar keberadaan Adin dicari.<br \/>\n<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cNanti harus dicari itu karena harus tanggung jawab itu mendatangkan orang ke Jakarta lalu tiba-tiba jadi hilang,\u201d kata Saldi.<\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Kuasa Hukum Partai Golkar, Michael Dolf Lailossa, mengungkapkan kronologi hilangnya seorang saksi untuk partai tersebut menjelang sidang pembuktian perkara PHPU Pileg 2024. Ketika dihubungi di<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14525,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,34,45],"tags":[],"class_list":["post-14524","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-hukum","category-jakarta"],"views":93,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14524","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14524"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14524\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14526,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14524\/revisions\/14526"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14525"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14524"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14524"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14524"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}