{"id":14475,"date":"2024-05-28T05:07:04","date_gmt":"2024-05-28T05:07:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=14475"},"modified":"2024-05-28T05:07:04","modified_gmt":"2024-05-28T05:07:04","slug":"10-peserta-ikuti-pelatihan-tata-busana-di-kelurahan-cibubur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=14475","title":{"rendered":"10 Peserta Ikuti Pelatihan Tata Busana di Kelurahan Cibubur"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Jakarta-<\/b>Sebanyak 10 peserta mengikuti kegiatan pelatihan tata busana di area parkir kantor Kelurahan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur. Kegiatan yang digelar Pusat Pelatihan Kerja dan Pengembangan Industri (PPKPI) Pasar Rebo ini berlangsung selama 20 hari.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pantauan di lapangan, Selasa (28\/5), para peserta asyik mengikuti kegiatan pelatihan di dalam mobil training unit (MTU) yang diparkir di halaman kantor kelurahan. Nereka dipandu instruktur dari PPKPI Pasar Rebo, Dian Komala.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala PPKPI Pasar Rebo, Siti Jamharoh mengatakan,kegiatan pelatihan dengan sistem jemput bola ini sebagai tindak lanjut usulan warga melalui Musrenbang 2023 lalu. Pihaknya mengerahkan satu unit MTU yang dilengkapi peralatan menjahit.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pelatihan ini digelar selama 20 hari dan saat ini sudah memasuki hari ke 14. \u00a0Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi warga yang ingin berwirausaha dengan membuka usaha menjahit,&#8221; kata Siti.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Instruktur pelatihan tata busana, Dian Komala menambahkan, sebelum mengikuti pelatihan para peserta diberikan materi secara teori. Kemudian mereka diajarkan untuk membuat pola terlebih dulu. Selanjutnya, praktik langsung membuat busana. Mulai dari kemeja, rok, celana dan blus<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Karena rata-rata pesertanya baru mengenal dunia menjahit, maka kita berikan materi dari awal. Tentunya harus membuat pola terlebih dulu, setelah itu baru bertahap praktik membuat busana wanita,&#8221; beber Dian.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara, Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Cibubur, Heru Kristianto menambahkan, peserta pelatihan didominasi kader PKK, dasawisma dan Jumantik.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami ucapkan terima\u00a0kasih pada PPKPI Pasar Rebo yang telah merespon usulan warga,&#8221; tuturnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Tuti Heny (53) salah satu peserta warga RT 09\/04 Cibubur, mengaku baru pertama kali mengenal dunia menjahit. Awalnya, dia merasa sulit namun akhirnya bisa menikmati ketika sudah mengetahui teori dan teknik menjahit.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ini sangat bermanfaat untuk saya. Minimal bisa menjahit di rumah untuk diri sendiri atau keluarga,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Sebanyak 10 peserta mengikuti kegiatan pelatihan tata busana di area parkir kantor Kelurahan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur. Kegiatan yang digelar Pusat Pelatihan Kerja dan Pengembangan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14476,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,44],"tags":[],"class_list":["post-14475","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-sosial"],"views":81,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14475","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14475"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14475\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14477,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14475\/revisions\/14477"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14476"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14475"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14475"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14475"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}