{"id":14368,"date":"2024-05-25T02:42:24","date_gmt":"2024-05-25T02:42:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=14368"},"modified":"2024-05-25T02:42:24","modified_gmt":"2024-05-25T02:42:24","slug":"kongres-advokat-indonesia-dukung-demokrasi-transparan-dan-adil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=14368","title":{"rendered":"Kongres Advokat Indonesia dukung demokrasi transparan dan adil"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLineNews-Solo-<\/b>Kongres Advokat Indonesia mendukung demokrasi transparan dan adil menjelang Pilkada 2024 dengan menyelenggarakan diskusi menuju Kongres IV pada tanggal 7\u20148 Juni di Solo, Jawa Tengah.<\/p>\n<p>&#8220;Kongres Advokat Indonesia selalu berkomitmen untuk mendukung proses demokrasi yang transparan dan adil di Indonesia,&#8221; kata Ketua Panitia Penyelenggara Kongres IV KAI 2024 Heru S.\u00a0Notonegoro di Solo, Jumat.<\/p>\n<p>Melalui acara tersebut, dia berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat demokrasi dan penegakan hukum serta meningkatkan kualitas pemilu di Indonesia.<\/p>\n<p>Pada diskusi tersebut, pakar hukum tata negara sekaligus Presidium Sementara DPP KAI Denny Indrayana menyebutkan salah satu adalah memutus hubungan penguasa dan pengusaha.<\/p>\n<p>&#8220;Di situ\u00a0<em>conflict of interest<\/em>\u00a0(konflik kepentingan) luar biasa. Negara akan jadi kepanjangan tangan\u00a0<em>private<\/em>,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Selain itu, menurut dia, penguasa harus lebih independen dari kepentingan bisnis.<\/p>\n<p>&#8220;Penegakan hukum juga harus lebih tegas serta mafia hukum harus diberantas,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiono Suwadi\u00a0melihat soal pilihan pemilu di Indonesia belum terlalu menjadikan adu gagasan sebagai sebuah prioritas untuk menentukan pilihan seorang pemilih.<\/p>\n<p>&#8220;Yang terjadi adalah\u00a0<em>pemilutainment<\/em>, siapa yang sering mendapat sorotan, kemudian menarik perhatian, itulah yang punya potensi untuk menang,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Dengan demikian, menurut dia, yang perlu diperlihatkan ke publik adalah profil diri.<\/p>\n<p>&#8220;Tentu yang harus memenuhi ekspektasi publik, itu yang dicari. Jadi, bukan gagasan seperti apa. Itu tetap penting, tetapi jadi bumbu yang harus dikemas,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Bahkan, kata dia, seberapa pentingnya gagasan jika tidak dikemas dalam\u00a0<em>pemilutainment<\/em>\u00a0yang baik, tidak akan maksimum.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi, harus dikemas secara menarik jika ingin menang,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Sementara itu, pembicara lain Akhmad Ramdon mengatakan bahwa sudah saatnya praktisi hukum berbicara politik.<\/p>\n<p>&#8220;Politik ditegakkan di atas komitmen pada hukum. Kalau tidak problem, politik kita tidak punya standar dan akhirnya jadi kelemahan proses degradasi politik,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Menurut dia, demokrasi di Indonesia harus terbuka terhadap kritik.<\/p>\n<p>&#8220;Demokrasi kita tidak boleh menafikan narasi kritik, kritik harus dibangun. Itu fondasi dasar dari eksistensi demokrasi,&#8221; katanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Solo-Kongres Advokat Indonesia mendukung demokrasi transparan dan adil menjelang Pilkada 2024 dengan menyelenggarakan diskusi menuju Kongres IV pada tanggal 7\u20148 Juni di Solo, Jawa Tengah.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14369,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,33],"tags":[],"class_list":["post-14368","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-politik"],"views":120,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14368","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14368"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14368\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14370,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14368\/revisions\/14370"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14368"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14368"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14368"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}