{"id":14256,"date":"2024-05-22T10:57:47","date_gmt":"2024-05-22T10:57:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=14256"},"modified":"2024-05-22T10:57:47","modified_gmt":"2024-05-22T10:57:47","slug":"dispusip-adakan-workshop-ekspedisi-literasi-naskah-kuno-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=14256","title":{"rendered":"Dispusip Adakan Workshop Ekspedisi Literasi Naskah Kuno Indonesia"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Jakarta-<\/b>Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Workshop Ekspedisi Literasi Naskah Kuno Indonesia (Eksplanasi), Rabu (22\/5).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebanyak 100 peserta yang mengikuti workshop ini terdiri dari kalangan santri, pimpinan pondok pesantren, wali santri, para pegiat naskah serta masyarakat umum.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Workshop bertema \u2018Pengembangan Koleksi Budaya Etnis Nusantara dengan Peningkatan Kemampuan Literasi Naskah Kuno Bersanding Secara Digital\u2019 menghadirkan narasumber yaitu penulis Saiful Falah dan filolog Rias Antho Rahmi Suhardjo.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Dispusip Provinsi DKI Jakarta, Firmansyah mengatakan, Program Eksplanasi juga merupakan pemberdayaan dan pelestarian terhadap naskah-naskah kuno yang yang berasal dari warisan nusantara.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cInisiatif ini ditujukkan untuk merangkul semangat penulis-penulis muda dan berbakat dari kalangan akademisi maupun masyarakat umum untuk menggali intisari pengetahuan dari naskah kuno,\u201d ungkap Firmansyah.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Kepala Bidang Deposit dan Pengembangan Perpustakaan Dispusip DKI Jakarta, Eka Nuretika menyampaikan, kegiatan ini merupakan amanat dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan dan tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2014 bahwa dalam rangka penyimpanan, perawatan, pelestarian dan pemanfaatan kekayaan naskah nusantara, perlu dilakukan pendaftaran naskah kuno Nusantara kepada Perpustakaan Nasional dan atau melalui Perpustakaan Provinsi. Ia menambahkan, upaya ini sekaligus untuk menyelamatkan naskah dari ancaman bahaya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDiharapkan para peserta Workshop Eksplanasi dapat menyadari pentingnya pelestarian naskah kuno sebagai bagian dari identitas budaya bangsa, mengembangkan koleksi naskah kuno etnis Nusantara melalui partisipasi aktif masyarakat, serta memperluas pengetahuan dan apresiasi terhadap kekayaan warisan budaya Indonesia,\u201d kata Eka.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Workshop Ekspedisi Literasi Naskah Kuno Indonesia (Eksplanasi), Rabu (22\/5). Sebanyak 100 peserta yang mengikuti workshop ini<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14257,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,44],"tags":[],"class_list":["post-14256","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-sosial"],"views":120,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14256","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=14256"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14256\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14258,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/14256\/revisions\/14258"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/14257"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=14256"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=14256"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=14256"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}