{"id":13969,"date":"2024-05-15T08:08:00","date_gmt":"2024-05-15T08:08:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=13969"},"modified":"2024-05-15T08:08:00","modified_gmt":"2024-05-15T08:08:00","slug":"pln-bakal-tambah-111-spklu-di-berbagai-lokasi-rest-area-tol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=13969","title":{"rendered":"PLN bakal tambah 111 SPKLU di berbagai lokasi &#8220;rest area&#8221; tol"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLineNews-Jakarta-<\/b>PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PLN Haleyora Power bakal menambah 111 unit stasiun pengisian kendaraan listrik Umum (SPKLU) di berbagai\u00a0<em>rest area<\/em>\u00a0jalan tol di Indonesia.<\/p>\n<p>Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu mengatakan PLN berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik, termasuk memasifkan pembangunan SPKLU demi mendukung program transisi energi.<\/p>\n<p>Adapun, PLN Haleyora Power menggandeng dua perusahaan, yakni PT Usaha Jayamas Bhakti (UJB) Group dan Shenzhen Atess Power Technology Co.,LTD serta melibatkan Asosiasi Pengusaha Rest Area Indonesia (Aprestindo).<\/p>\n<p>Kolaborasi itu nantinya berpotensi menambah 111 unit SPKLU pada beberapa<em>\u00a0rest area<\/em>\u00a0tol, di antaranya 68 unit di\u00a0<em>rest area<\/em>\u00a0Trans Jawa, 22 unit di\u00a0<em>rest area<\/em>\u00a0Trans Sumatera, 13 unit\u00a0<em>rest area<\/em>\u00a0non Trans Jawa, enam\u00a0<em>rest area<\/em>\u00a0Jabodetabek, dan dua\u00a0<em>rest area<\/em>\u00a0Kalimantan.<\/p>\n<p>&#8220;Kami sangat serius untuk mengakselerasi infrastruktur kendaraan listrik di tanah air di tengah animo masyarakat yang kian tinggi dalam menggunakan kendaraan listrik. Untuk itu, PLN menjawab kebutuhan itu dengan terus menambah penyediaan fasilitas SPKLU di setiap titik strategis seperti<em>\u00a0rest area<\/em>\u00a0tol,&#8221; kata Darmawan.<\/p>\n<p>Plt. Direktur Utama Haleyora Power Isral mengatakan bahwa kolaborasi itu menjadi upaya Haleyora Power untuk mengembangkan usaha dalam penyediaan dan\u00a0<em>maintenance<\/em>\u00a0SPKLU yang telah tersebar di berbagai daerah sehingga mobilitas masyarakat pengguna kendaraan listrik akan semakin mudah dan nyaman.<\/p>\n<p>&#8220;Kerja sama ini merupakan komitmen nyata kami dalam menyediakan dan sebagai<em>\u00a0service centre<\/em>\u00a0SPKLU di Indonesia. Dengan ini diharapkan akan mengakselerasi mobilitas masyarakat yang<em>\u00a0zero emission<\/em>,&#8221; ungkap Isral.<\/p>\n<p>Isral juga mengatakan bahwa Haleyora Power telah menyelesaikan penugasan dari PLN untuk membangun 175 SPKLU sepanjang jalur tol Sumatra-Jawa.<\/p>\n<p>&#8220;Melalui kerja sama ini diharapkan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Indonesia dapat bertambah dan semakin berkembang sehingga masyarakat semakin nyaman saat menggunakan kendaraan listrik,&#8221; kata Isral.<\/p>\n<p>Sementara, Direktur PT UJB Edi Amin mengatakan pihaknya selaku distributor pengisi daya baterai dari jenama Atess mendukung kolaborasi dengan PLN dan berbagai pemangku kepentingan penting ekosistem kendaraan listrik. Hal itu sekaligus untuk mendukung program pemerintah mencapai<em>\u00a0nett\u00a0zero emission\u00a0<\/em>(NZE) di 2060.<\/p>\n<p>Sedangkan, Ketua Aprestindo Widie Wahyu menyampaikan pentingnya kolaborasi tersebut dalam mendukung peran<em>\u00a0rest area\u00a0<\/em>sebagai titik-titik pengisian mobil listrik.<\/p>\n<p>&#8220;Kami memahami\u00a0<em>rest area<\/em>\u00a0berperan penting menjadi titik-titik pengisian mobil listrik di Indonesia. Semoga dengan kerja sama antara Haleyora Power, Atess Power Technology, dan PT UJB dapat terus memenuhi kebutuhan pengisian mobil listrik di\u00a0<em>rest area<\/em>\u00a0di seluruh Indonesia,&#8221; kata Widie.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PLN Haleyora Power bakal menambah 111 unit stasiun pengisian kendaraan listrik Umum (SPKLU) di berbagai\u00a0rest area\u00a0jalan tol di Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13970,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,45],"tags":[],"class_list":["post-13969","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-jakarta"],"views":141,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13969","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13969"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13969\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13971,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13969\/revisions\/13971"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13970"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13969"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13969"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13969"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}