{"id":13362,"date":"2024-04-28T05:18:58","date_gmt":"2024-04-28T05:18:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=13362"},"modified":"2024-04-28T05:18:58","modified_gmt":"2024-04-28T05:18:58","slug":"kementan-perluas-area-tanam-di-sragen-antisipasi-dampak-el-nino","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=13362","title":{"rendered":"Kementan perluas area tanam di Sragen antisipasi dampak El Nino"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLineNews-Jakarta-<\/b>Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan akselerasi perluasan areal tanam di wilayah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, guna meningkatkan produktivitas pertanian dan mengantisipasi dampak fenomena perubahan iklim El Nino.<\/p>\n<p>\u201cSaat ini Kementan terus menggenjot kegiatan perluasan areal tanam dengan program pompanisasi termasuk di wilayah Sragen,\u201d kata Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementan Leli Nuryati dalam keterangan di Jakarta, Minggu.<\/p>\n<p>Dia menyampaikan kegiatan yang juga mendapat dukungan dari pihak TNI yang berada di daerah tersebut sebagai upaya pemerintah mengantisipasi ancaman dampak El Nino yang dapat menyebabkan penurunan produksi pangan.<\/p>\n<p>Menurut Leli, saat ini bangsa-bangsa di dunia, termasuk Indonesia menghadapi tantangan pertanian cukup besar. Di antaranya, ancaman dampak perubahan iklim dan penurunan produksi pangan. Di sisi lain permintaan terus meningkat dan pengelolaan kian terbatas.<\/p>\n<p>\u201cTanda-tandanya kita bisa melihat bagaimana 10 negara menghadapi ancaman kelaparan serius. Bahkan saat ini sekitar 735 juta lebih juta penduduk dunia kelaparan. Sementara di 7-16 persen penduduk Indonesia juga masih rentan kelaparan,\u201d tutur Leli<\/p>\n<p>Leli mengatakan dengan masih adanya musim hujan dan sebagai antisipasi musim kemarau mendatang, Kementerian Pertanian mendorong kegiatan Perluasan Areal Tanam (PAT) dan pengembangan padi gogo di lahan kering, termasuk di areal tanaman perkebunan.<\/p>\n<p>\u201cKementerian Pertanian sudah melakukan MoU dengan TNI untuk mendukung kegiatan pompanisasi di lahan-lahan tadah hujan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Leli menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan Rapat Koordinasi Akselerasi Program Pertambahan Area Tanaman bersama Kabupaten Sragen.<\/p>\n<p>Dari hasil rapat tersebut, pihaknya mendapat laporan dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sragen jika indeks pertanaman padi di lahan irigasi sudah baik, ada yang IP 2 dan 3.<\/p>\n<p>\u201cJadi sudah maksimal. Sedangkan di lahan sawah tadah hujan masih ada yang IP 1, tapi juga sudah ada yang IP 2,\u201d kata Leli yang menjadi penanggung jawab antisipasi El Nino Kabupaten Sragen, Boyolali, Purworejo dan Kebumen.<\/p>\n<p>Leli mengatakan untuk akselerasi PAT, pihaknya meminta dilakukan identifikasi potensi lahan sawah tadah hujan yang ada yang mampu ditanami dengan bantuan pompanisasi dan identifikasi lahan untuk pemanfaatan PAT (di luar lahan regular).<\/p>\n<p>\u201cKalau di lahan irigasi akan mudah kita tingkatkan IP, tapi saat ini kita lebih mendorong peningkatan IP di lahan-lahan tadah hujan dengan PAT,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Kemudian, lanjut Leli, pemerintah mendorong pemanfaatan tumpang sisip padi gogo di bawah tegakan tanaman kelapa atau lainnya pada areal pinggir pantai.<\/p>\n<p>Kementerian Pertanian telah meluncurkan beberapa varietas padi gogo, diantaranya Inpago 5, Inpago 8, Inpago 9, Inpago 10 dan Inpago Agritan 12. Produktivitas varietas tersebut rata-rata antara 5-7 ton\/ha.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap adanya kerja sama dalam pengawalan program antar Petugas Lapang dan pendokumentasian, serta pelaporan data dengan baik,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Kementerian Pertanian menggelontorkan bantuan pompanisasi, khususnya di lahan persawahan tadah hujan. Untuk Provinsi Jawa Tengah bantuan pompa air diberikan untuk 35 kabupaten\/kota sebanyak 4.000 unit.<\/p>\n<p>Saat Apel Siaga Alsintan di Jawa Tengah, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, program pompanisasi bisa memacu aktivitas tanam di musim kedua tahun ini agar berjalan lebih cepat dan maksimal.<\/p>\n<p>\u201cSaat ini program pompanisasi difokuskan di Pulau Jawa. Semua kawasan sentra produksi dari Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat, kita bantu kita pompa airnya,\u201d kata Amran.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sragen Eka Rini Mumpuni Titi Lestari mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan PAT.<\/p>\n<p>\u201cNamun karena lahan sawah tadah hujan di Kabupaten Sragen umumnya telah memiliki IP 200-300, kami mengajukan usulan pompa\u00a0<em>submersible<\/em>\u00a031 unit atau irigasi perpompaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan IP dari 200 menjadi 300,\u201d kata Eka.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan akselerasi perluasan areal tanam di wilayah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, guna meningkatkan produktivitas pertanian dan mengantisipasi dampak fenomena perubahan iklim El<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13363,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,48],"tags":[],"class_list":["post-13362","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-pemerintahan"],"views":164,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13362","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13362"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13362\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13364,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13362\/revisions\/13364"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13363"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13362"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13362"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13362"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}