{"id":13317,"date":"2024-04-26T07:10:38","date_gmt":"2024-04-26T07:10:38","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=13317"},"modified":"2024-04-26T07:10:38","modified_gmt":"2024-04-26T07:10:38","slug":"sri-mulyani-sebut-pelemahan-rupiah-lebih-baik-dibandingkan-negara-lain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=13317","title":{"rendered":"Sri Mulyani sebut pelemahan rupiah lebih baik dibandingkan negara lain"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLineIndonesia-Jakarta-<\/b>Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan pelemahan atau depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih lebih baik dibandingkan negara-negara lain, terutama di kawasan Asia Tenggara.<\/p>\n<p>Per Jumat ini, nilai tukar rupiah tercatat berada di level Rp16.222,50 per dolar AS. Rupiah mengalami pelemahan 5,37 persen secara\u00a0<em>year to date<\/em>\u00a0(ytd).<\/p>\n<p>&#8220;Indonesia dalam hal ini nilai tukarnya\u00a0<em>year to date\u00a0<\/em>5,37 persen\u00a0depresiasinya, negara-negara sekitar kita dan di\u00a0<em>emerging\u00a0<\/em>G20 kira-kira dalam situasi yang mirip, ada yang lebih parah, tentu tergantung dari pondasi dan kondisi ekonomi masing-masing,&#8221; kata Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Jumat.<\/p>\n<p>Sri Mulyani memaparkan dalam kurun yang sama, nilai tukar bath Thailand tercatat terkoreksi 8,56 persen, won Korea melemah 6,31 persen, lira Turki\u00a0juga mengalami pelemahan 10,4 persen.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk Brasil dekat dengan kita di 5,06 (persen) terus, kita lihat Vietnam 4,7 (persen), South Afrika 4,7 (persen), dan Filipina 3,9 (persen),&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Sebagai langkah pemerintah untuk mengatasi pelemahan nilai tukar rupiah, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus memperkuat koordinasi bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).<\/p>\n<p>Di samping itu, lanjut Menkeu, kebijakan Bank Indonesia (BI) terus diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah dari dampak penguatan dolar AS secara luas.<\/p>\n<p>&#8220;Masing-masing negara harus mulai melakukan\u00a0<em>adjustment\u00a0<\/em>dengan dinamika\u00a0<em>market\u00a0<\/em>yang cukup tinggi ini, semuanya cenderung makin hati-hati. Semuanya, kemudian cenderung untuk mitigasi risiko dari pergerakan global tersebut,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,25 persen untuk memperkuat stabilitas nilai tukar dan mencegah pertumbuhan ekonomi dari dampak rambatan global.<\/p>\n<p>Melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 23-24 April 2024, BI juga memutuskan untuk meningkatkan suku bunga\u00a0<em>deposit facility<\/em>\u00a0sebesar 25 basis poin menjadi 5,5 persen, dan suku bunga\u00a0<em>lending facility<\/em>\u00a0sebesar 25 basis poin menjadi 7 persen.<\/p>\n<p>&#8220;Kenaikan suku bunga ini untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dari kemungkinan memburuknya risiko global serta sebagai langkah<em>\u00a0pre-emptive<\/em>\u00a0dan\u00a0<em>forward looking\u00a0<\/em>untuk memastikan inflasi tetap dalam sasaran,&#8221; kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur BI Bulan April 2024.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineIndonesia-Jakarta-Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan pelemahan atau depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih lebih baik dibandingkan negara-negara lain, terutama di<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13318,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,45],"tags":[],"class_list":["post-13317","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-jakarta"],"views":93,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13317","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13317"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13317\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13319,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13317\/revisions\/13319"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13318"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13317"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13317"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13317"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}