{"id":13278,"date":"2024-04-24T09:16:14","date_gmt":"2024-04-24T09:16:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=13278"},"modified":"2024-04-24T09:16:14","modified_gmt":"2024-04-24T09:16:14","slug":"bnn-banten-musnahkan-21-kilogram-sabu-yang-dikirim-dari-malaysia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=13278","title":{"rendered":"BNN Banten musnahkan 21 kilogram sabu yang dikirim dari Malaysia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Jakarta-<\/b>Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten musnahkan 21 kilogram lebih narkoba jenis sabu yang dikirim dari Malaysia dan dijual di Indonesia.<\/span><\/p>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala BNN Provinsi Banten, Brigjen Pol Rohmad Nursahid, di Serang, Banten, Rabu, mengatakan ini terbongkar saat BNN Banten berhasil menangkap dua tersangka berinsial AY (30) dan M (31) di Ruko Junior, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kedua tersangka berhasil ditangkap pada Kamis (28\/3) pukul 13.00 WIB. Dari kedua tersangka diamankan barang bukti satu bungkus sabu seberat satu\u00a0kilogram,&#8221; katanya.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain itu BNN juga telah menggeledah kontrakan milik M yang berkamuflase jual beli beras, dan berhasil ditemukan barang bukti 19 bungkus sabu dengan total berat 21 kilogram.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Dikamuflase tempat jual beli beras, kita bisa mengungkap 19 bungkus dan 1 bungkus itu beratnya lebih dari 1 kg, maka kalau ditotal sekitar 21 kilogram,&#8221; katanya.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dari hasil pengakuan tersangka, sabu tersebut milik S (52) yang merupakan warga binaan, atas hal tersebut BNN Banten berkoordinasi dengan Kanwil Kemenkumham Banten dan Kalapas Kelas 1 Tangerang.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;S merupakan narapidana yang ditangkap oleh Polda Metro Jaya karena kepemilikan ganja yang dijerat penjara selama 20 tahun,&#8221; katanya.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia mengatakan pengiriman sabu dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut kemudian barang dari Aceh dikirim menggunakan Innova dimasukkan ke tangki yang sudah dimodifikasi sehingga bisa lolos.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Awalnya 33 kilogram yang dikirim dari Malaysia ke Aceh, dan sudah beredar 13 kilogram sabu, dan yang berhasil dimusnahkan yakni 21 kilogram sabu. Dari pengungkapan ini kita bisa menyelamatkan 84.278 generasi muda,&#8221; katanya.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Atas perbuatannya ketiga tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang tentang Narkotika.<\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten musnahkan 21 kilogram lebih narkoba jenis sabu yang dikirim dari Malaysia dan dijual di Indonesia. Kepala BNN Provinsi Banten,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13279,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[69,34,45],"tags":[],"class_list":["post-13278","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-duka","category-hukum","category-jakarta"],"views":82,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13278","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13278"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13278\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13280,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13278\/revisions\/13280"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13279"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13278"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13278"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13278"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}