{"id":13238,"date":"2024-04-24T05:03:54","date_gmt":"2024-04-24T05:03:54","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=13238"},"modified":"2024-04-24T05:03:54","modified_gmt":"2024-04-24T05:03:54","slug":"52-peserta-ikuti-bimtek-keselamatan-dan-keamanan-tempat-wisata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=13238","title":{"rendered":"52 Peserta Ikuti Bimtek Keselamatan dan Keamanan Tempat Wisata"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Jakarta-<\/b>Sebanyak 52 peserta mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Industri Oariwisata bertajuk &#8220;Keselamatan dan Keamanan Tempat Wisata&#8221; di Mercure Convention Centre, Ancol, Jakarta Utara.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan mengatakan, Bimtek yang berlangsung 22-24 April 2024 ini bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan pengetahuan para pelaku usaha pariwisata dalam memberikan pelayanan dan kenyamanan kepada pengunjung.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Industri pariwisata sebagai bagian dari pilar kepariwisataan. Kegiatan ini sangat penting dalam upaya memberikan pemahaman bagi pelaku usaha wisata,&#8221; ujarnya, Rabu (24\/4).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain pelayanan keselamatan dan keamanan, kata Sonti, ada beberapa hal penting dalam industri kepariwisataan yaitu, peningkatan kualitas produk, kualitas pelayanan, serta pengelolaan pariwisata berbasis standar.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Perkembangan industri pariwisata di Jakarta saat ini semakin dinamis, maka pelaku usaha wisata harus meningkatkan pelayanan yang prima,&#8221;\u00a0ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Seksi Industri Pariwisata Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Dedy Rustam Simanjuntak menambahkan, sebanyak 52 peserta Bimtek berasal dari Pulau Pramuka, Pulau Lancang, Pulau Tidung dan Pulau Untung Jawa. Mereka merupakan pelaku usaha pariwisata baik resort, restoran, pemandu wisata hingga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Selama tiga hari, para peserta akan dibekali materi dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kementerian Parekraf RI, Balawista Nasional, dan Satpol PP Kepulauan Seribu,&#8221; bebernya<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berharap, dengan adanya Bimtek dan pelatihan ini bisa menjadi modal bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan pelayanan dan fasilitas mereka.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kuta ingin pariwisata di Kepulauan Seribu akan lebih baik serta perekonomian warganya ikut meningkat,&#8221; tuturnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Ketua Pokdarwis Puja Berhias Pulau Untung Jawa, Rusli menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya Bimtek tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Bimtek ini sangat memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan. Kami akan akan terus memberikan pelayanan yang prima serta menghadirkan inovasi-inovasi untuk kenyamanan dan keselamatan wisatawan,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Sebanyak 52 peserta mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Industri Oariwisata bertajuk &#8220;Keselamatan dan Keamanan Tempat Wisata&#8221; di Mercure Convention Centre, Ancol, Jakarta Utara. Kepala Suku Dinas<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13239,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,110],"tags":[],"class_list":["post-13238","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-parawisata"],"views":112,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13238","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=13238"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13238\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13240,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/13238\/revisions\/13240"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/13239"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=13238"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=13238"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=13238"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}