{"id":12051,"date":"2024-03-17T09:35:10","date_gmt":"2024-03-17T09:35:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=12051"},"modified":"2024-03-17T09:36:35","modified_gmt":"2024-03-17T09:36:35","slug":"paul-munster-ingin-persebaya-surabaya-tingkat-agresivitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=12051","title":{"rendered":"Paul Munster ingin Persebaya Surabaya tingkat agresivitas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Jakarta-<\/b>Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster ingin timnya meningkatkan agresivitas pada sisa kompetisi Liga 1 Indonesia yang menyisakan lima pertandingan lagi.<\/span><\/p>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dikutip dari laman resmi Liga Indonesia, Minggu, Munster menjelaskan kurangnya agresivitas Persebaya Surabaya ini membuat Bajul Ijo kerap gagal mengamankan poin penuh.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Permasalahan ini terbaru nampak ketika Persebaya Surabaya ditahan imbang Madura United dengan skor 0-0 pada pekan ke-29 Liga 1 Indonesia, Rabu lalu.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Sebenarnya kalau menurut saya pemain sudah melaksanakan apa yang diinstruksikan tapi masalahnya memang insting killer sehingga banyak peluang tapi tidak bisa cetak gol,&#8221; ungkap Munster.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Tercatat Persebaya Surabaya dari 15 kali total tembakan dan 3 kali mengarah ke gawang semua gagal menjebol gawang Madura United.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Evaluasi menurut pelatih Munster, sepanjang laga pemain Persebaya sudah menjalankan dengan baik instruksi termasuk perubahan taktik yang sempat diberikan, namun timnya bermain seperti kehilangan insting mencetak gol.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pada 20 menit pertama, Persebaya bermain dan pressing sangat bagus tapi setelah itu Madura United bisa mengimbangi. Kemudian di babak kedua terjadi perubahan taktikal dan Persebaya mendominasi pertandingan,&#8221; jelas Munster.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ada sejumlah peluang emas tapi tidak bisa dikonversi menjadi gol. Menurut saya di finishingnya kurang agresif dan kurang mematikan,&#8221; sambungnya.<\/span><\/div>\n<div><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kini Persebaya Surabaya menempati posisi ke-12 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan 36 poin dari 29 pertandingan. Selain mereka akan menghadapi Arema FC pada pekan ke-30, Rabu (27\/3).<\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster ingin timnya meningkatkan agresivitas pada sisa kompetisi Liga 1 Indonesia yang menyisakan lima pertandingan lagi. Dikutip dari laman resmi Liga<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12052,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,41,31,120,52],"tags":[],"class_list":["post-12051","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-nasional","category-olah-raga","category-olahraga","category-sorotan"],"views":130,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12051","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=12051"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12051\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12054,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/12051\/revisions\/12054"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/12052"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=12051"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=12051"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=12051"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}