{"id":11862,"date":"2024-03-08T08:18:53","date_gmt":"2024-03-08T08:18:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=11862"},"modified":"2024-03-08T08:18:53","modified_gmt":"2024-03-08T08:18:53","slug":"rskd-duren-sawit-layani-pasien-dari-22-panti-sosial-di-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=11862","title":{"rendered":"RSKD Duren Sawit Layani Pasien dari 22 Panti Sosial di Jakarta"},"content":{"rendered":"<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Bahkan, RSKD Duren Sawit juga melayani pasien dari 22 panti sosial di Jakarta<\/span><\/div>\n<div>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Wakil Direktur Keuangan dan\u00a0 Umum RSKD Duren Sawit, Helmi mengatakan, layanan bagi warga binaan sosial panti meliputi pasien gangguan jiwa dan non-gangguan jiwa.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saat terjadi pandemi COVID-19, RSKD Duren Sawit juga menjadi rumah sakit rujukan,&#8221; ujarnya, saat Rapat Monitoring dan Evaluasi Standar Pelayanan Kesehatan di RSKD Duren Sawit, Jumat (8\/3).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Helmi menjelaskan,\u00a0memasuki usia ke-22 tahun, RSKD Duren Sawit juga terus berkomitmen meningkatan kualitas pelayanan. Salah satunya, melalui pengembangan gedung baru empat lantai.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Targetnya, pembanguan selesai dalam waktu delapan bulan,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, saat ini juga sedang dibangun akses jalur evakuasi dari gedung lama ke gedung baru. Sehingga, ketika ada bencana, jalur evakuasi sudah tersedia dan bisa dimanfaatkan untuk penyelamatan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Rumah sakit ini bukan hanya melayani warga Jakarta. Namun, dari daerah sekitar Jakarta juga tetap dilayani dengan baik,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara, Wakil Direktur Pelayanan RSKD Duren Sawit, Opy Dyah Paramita, menambahkan,\u00a0upaya peningkatan layanan juga dikakukan dengan menyiapkan Poliklinik dan ruang tunggu pelayanan\u00a0khusus rujukan dari 22 panti sosial.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami menyiagakan dokter spesialis gangguan jiwa dan dokter umum yang setiap harinya. Sejak pertengahan tahun 2023 hingga Februari 2024\u00a0ada sekitar 200 pasien rujukan dari 22 panti sosial ke RSKD Duren Sawit,&#8221; bebernya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menambahkan, RSKD Duren Sawit memberikan pelayanan optimal kepada semua masyarakat, tidak terkecuali warga binaan sosial dari panti.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami sanggup menyelenggarakan pelayanan sesuai standar yang telah ditetapkan,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">RSKD Duren Sawit, Opy memaparkan, memberikan delapan jenis layanan rawat jalan pasien gangguan jiwa dan 19 layanan non-rawat jalan pasien non-gangguan jiwa.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Layanan itu antara lain, rawat jalan gangguan belajar, rawat jalan gangguan jiwa anak dan remaja, medical check up, rawat jalan gangguan jiwa dewasa, antidemensia, penyakit dalam hingga bedah umum,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Untuk diketahui, RSKD Duren Sawit berdiri sejak 19 Juni 2002 dan diresmikan langsung Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ruang rawat inap dari semula hanya memiliki 122 tempat tidur, saat ini sudah mencapai 480 tempat tidur. Sebanyak 40 persen kapasitas dialokasikan untuk pasien non-gangguan jiwa.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menariknya, jika warga yang akan berobat ke RSKD Duren Sawit tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan maka cukup menunjukkan KTP, KK maupun identitas lainnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Adapun total jumlah pegawainya saat ini mencapai 817 orang meliputi tenaga medis dan non-medis.<\/span><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Bahkan, RSKD Duren Sawit juga melayani pasien dari<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11863,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45,37,41,48,44],"tags":[],"class_list":["post-11862","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jakarta","category-kesehatan","category-nasional","category-pemerintahan","category-sosial"],"views":337,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11862","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11862"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11862\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11864,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11862\/revisions\/11864"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11863"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11862"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11862"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11862"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}