{"id":11438,"date":"2024-02-06T07:24:10","date_gmt":"2024-02-06T07:24:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=11438"},"modified":"2024-02-06T07:24:10","modified_gmt":"2024-02-06T07:24:10","slug":"civitas-academica-uki-sampaikan-pernyataan-terkait-situasi-politik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=11438","title":{"rendered":"Civitas Academica UKI sampaikan pernyataan terkait situasi politik"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><strong>IndonesiaLineNews<\/strong>-Jakarta-Civitas Academica Universitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang, Jakarta Timur menyampaikan pernyataan beberapa hal terkait situasi politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.<\/span><\/p>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Rektor UKI Prof. Dr. Dhaniswara K. Harjono yang didampingi para guru besar dan dekan di Gedung AB Ruang Seminar UKI, Selasa, mengatakan, pernyataan ini disampaikan karena berkaitan menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Khususnya, yang berpotensi mencederai prinsip-prinsip moral etika demokrasi kemanusiaan dan keadilan sosial terutama yang mengancam perpecahan bangsa,&#8221; kata Dhaniswara.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Mereka menyerukan kepada seluruh komponen bangsa untuk ikut menciptakan suasana kondusif demi terciptanya Pemilu 2024 yang damai.<span class=\"baca-juga\"><br \/>\n<\/span><\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ini untuk menentukan pemimpin bangsa Indonesia lima tahun ke depan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa,&#8221; ujarnya.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dhaniswara\u00a0juga mengimbau para pejabat penyelenggara negara, yakni aparatur sipil negara (ASN) Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan kepolisian untuk selalu menjunjung tinggi sumpah jabatan etika moral.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau kelompok atau golongan atau partai politik tertentu.<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Mereka juga mendesak dihentikannya segala bentuk tindakan intervensi serupa tindakan yang mengekang maupun menindas kebebasan berekspresi dalam\u00a0Pemilu 2024.<\/p>\n<p>Dhaniswara juga mengajak elemen masyarakat maupun civitas academica untuk mendukung pelaksanaan Pemilu yang langsung umum bebas dan rahasia (Luber) serta jujur dan adil (Jurdil).<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Hal itu demi tegaknya demokrasi dan hukum yang berkeadilan sosial berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar 1945 serta mementingkan kesejahteraan rakyat mulai dari persiapan pelaksanaan hingga pasca pelaksanaan pemungutan suara,&#8221; kata dia.<\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Civitas Academica Universitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang, Jakarta Timur menyampaikan pernyataan beberapa hal terkait situasi politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Rektor UKI Prof. Dr.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11439,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34,45,73,41,38,33,52],"tags":[],"class_list":["post-11438","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-jakarta","category-komunikasi","category-nasional","category-pendidikan","category-politik","category-sorotan"],"views":301,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11438","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11438"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11438\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11440,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11438\/revisions\/11440"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11439"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11438"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11438"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11438"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}