{"id":11428,"date":"2024-02-06T06:55:14","date_gmt":"2024-02-06T06:55:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=11428"},"modified":"2024-02-06T06:55:46","modified_gmt":"2024-02-06T06:55:46","slug":"harga-kelapa-sawit-mitra-plasma-di-riau-rp2-655-per-kg","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=11428","title":{"rendered":"Harga Kelapa Sawit Mitra Plasma di Riau Rp2.655 per Kg"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/b>&#8211; Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim penetapan harga telah melaksanakan rapat penetapan harga kelapa sawit mitra plasma. Berdasarkan hasil penetapan harga TBS kelapa sawit penetapan periode 7 sampi 13 Februari 2024 telah menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh Tim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala dinas perkebunan Riau Syahrial Abdi mengatakan, untuk penurunan harga tertinggi berada dikelompok umur 9 tahun sebesar Rp 87,50\/Kg atau mencapai 3,19% dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp 2.655,83\/Kg dan berlaku untuk periode satu minggu ke depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cUntuk harga cangkang berlaku untuk satu bulan kedepan dengan harga sebesar Rp 15,58\/Kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan kedepan yaitu 90,66%, harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp 457,64 dan kernel minggu ini naik sebesar Rp 111,88 dari minggu lalu,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8 maka harga cpo dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN. Harga rata-rata kernel KPBN periode 29 Januari &#8211; 4 Februari 2024 adalah sebesar Rp 5.876,25\/Kg.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO,\u201d sebutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun selalu melakukan perbaikan tata Kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cMembaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,\u201d sebutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Berikut Penetapan\u00a0 Harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Plasma Prov Riau N0. 05 periode 7 Februari \u2013 13 Februari 2024:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 3th (Rp 2.025,01);\u00a0 \u00a0 \u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 4th (Rp 2.315,62);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 5th (Rp 2.460,44);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 6th (Rp 2.570,80);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 7th (Rp 2.623,94);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 8th (Rp 2.655,25);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 9th (Rp 2.655,83);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 10th-20th (Rp 2.639,42);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 21th (Rp 2.594,88);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 22th (Rp 2.551,42);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 23th (Rp 2.505,82);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 24th (Rp 2.455,46);<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 25th (Rp 2.399,26);<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru&#8211; Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim penetapan harga telah melaksanakan rapat penetapan harga kelapa sawit mitra plasma. Berdasarkan hasil penetapan harga TBS kelapa sawit<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11429,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,41,57],"tags":[],"class_list":["post-11428","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-nasional","category-pekanbaru"],"views":105,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11428","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11428"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11428\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11431,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11428\/revisions\/11431"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11429"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11428"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11428"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11428"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}