{"id":11150,"date":"2024-01-16T09:16:14","date_gmt":"2024-01-16T09:16:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=11150"},"modified":"2024-01-16T09:16:14","modified_gmt":"2024-01-16T09:16:14","slug":"warga-kali-baru-diedukasi-cerdas-pilih-pangan-aman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=11150","title":{"rendered":"Warga Kali Baru Diedukasi Cerdas Pilih Pangan Aman"},"content":{"rendered":"<div><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Balai Besar Pengawasan Obat Makanan (BBPOM) di Jakarta menggelar edukasi kepada warga Kelurahan Kali Baru, Jakarta Utara.<\/span><\/div>\n<div>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kegiatan edukasi bertema, &#8220;Cerdas Memilih Pangan yang Aman dan Bermutu, Ayo Cegah Stunting\u201d diikuti sekitar 500 warga dilaksanakan selama dua hari padal 14 dan 15 Januari 2024.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, pihaknya gencar menggelar edukasi seputar penanganan stunting kepada masyarakat di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Stunting merupakan salah satu kondisi kekurangan gizi akibat konsumsi pangan tidak aman yang berkepanjangan yang berdampak terhadap gangguan perkembangan fisik dan otak anak,&#8221; ujar Sofiyani, dalam keterangan tertulis, Selasa (16\/1).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia mengungkapkan, sejumlah bahan pangan tidak aman yang mengadung bahan berbahaya di antaranya formalin, boraks, pewarna tekstil (methanyl yellow dan rhodamin B masih ditemukan diperjualbelikan kepada masyarakat.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Melalui kegiataan pemberdayaan ini, kesadaran\u00a0 dan pengetahuan masyarakat meningkat dalam memilih dan mengonsumsi\u00a0 pangan yang aman,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berharap msyarakat hendaknya menjadi konsumen cerdas, mengonsumsi pangan yang aman, agar asupan gizi dapat terpenuhi, dimulai dari 1.000 Hari Pertama Kehidupan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami berharap warga yang telah mengikuti edukasi ini menjadi konsumen cerdas, memilih dan mengonsumsi pangan yang aman, bermutu dan bergizi,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara anggota DPR RI, Dian Istiqomah menuturkan, masyarakat harus menjadi konsumen cerdas dalam memilih atau mengonsumsi pangan yang aman, bermutu dan bergizi, dengan Cek KLIK, yaitu Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa. Kemudian menggunakan aplikasi BPOM Mobile guna memastikan nomor izin edar produk.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cWarga dapat mengecek produk obat dan makanan sudah terdaftar atau tidak dengan mengunduh aplikasi BPOM Mobile. Jadilah konsumen cerdas obat dan makanan aman,\u201d tandasnya<\/span><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Balai Besar Pengawasan Obat Makanan (BBPOM) di Jakarta menggelar edukasi kepada warga Kelurahan Kali Baru, Jakarta Utara. Kegiatan edukasi bertema, &#8220;Cerdas Memilih Pangan yang Aman<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11151,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[68,45,37,41,53,48],"tags":[],"class_list":["post-11150","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-headline","category-jakarta","category-kesehatan","category-nasional","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":100,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11150","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=11150"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11150\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11152,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/11150\/revisions\/11152"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/11151"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=11150"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=11150"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=11150"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}